DPRD Gumas Gelar RDP dengan Dukcapil dan KPUD

LENSAKALTENG. com - Kuala Kurun – DPRD Kabupaten Gunung Mas (Gumas) mengadakan rapat dengar pendapat atau RDP dengan Dukcapil dan KPUD setempat. R

Eksekutif – Legislatif Bahas KUA-PPAS Perubahan
Cuaca Tidak Menentu Masyarakat Diminta Waspada
Bersama Pemkab Gumas, DPRD Bahas Dua Raperda

RAPAT : Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Gumas H Gumer (tengah) bersama Wakilnya Polie L Mihing (kanan) dan Staf Ahli Bupati, Aprianto, saat mengadakan rapat dengar pendapat di gedung dewan setempat, Senin (5/9/2022).Foto Red/Don

LENSAKALTENG. com – Kuala Kurun – DPRD Kabupaten Gunung Mas (Gumas) mengadakan rapat dengar pendapat atau RDP dengan Dukcapil dan KPUD setempat. Rapat itu dilaksanakan guna persiapan menghadapi pemilihan legislatif (Pileg), pemilihan presiden (Pilpres) dan Pemilihan Gubernur (Pilgub) serentak yang dilaksanakan pada tahun 2024 mendatang.

Ketua Komisi I DPRD Gumas, H Gumer menjelaskan, rapat tersebut dilakukan untuk memastikan jumlah para pemilih atau daptar pemilih tetap (DPT) yang ada di wilayah Gumas.

“Harus ada persiapan, khususnya untuk jumlah para pemilih yang masuk dalam DPT baik di daerah pemilihan I, II dan III. Karena itulah kami melaksanakan RDP bersama pihak Dukcapil dan KPUD yang ada sehingga diketahui jumlah dari DPT nantinya,” ucap Gumer, Senin (5/9/2022).

Selain itu lanjut dia, RDP juga untuk mengetahui daftar pemilih pemula berapa, warga yang pindah, serta warga yang sudah meninggal dunia. Sehingga itu bisa menjadi bahan dalam perhitungan untuk jumlah para pemilih yang memang dinilai layak dalam memilih.

“Kita harus menyingkronkan semua data penduduk kemudian jumlah DPT ataupun daftar pemilih sementara nantinya dan ini memang merupakan tahapa yang memang harus kita lakukan,” jelas dia.

Sementara itu, Kepala Dukcapil Gumas, Bartel menuturkan, jumlah data penduduk dari 12 kecamatan yang tersebar di Kabupaten Gumas, mencapai ratusan ribu lebih penduduk. Namun warga yang belum melakukan perekaman juga mencapai ribuan lebih yang tersisa.

“Data yang tercatat saat ini ada 130.900 jiwa, laki-laki ada 68.651 jiwa, perempuan 62.249 jiwa, yang wajib KTP-El sekitar 89.739 jiwa, yang terekam ada 82.474 jiwa dan yang belum perekaman ada 7.265 jiwa,” ujarnya. (Red/Don)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0
%d blogger menyukai ini: