Kembangkan Komoditas Unggulan untuk Ketahanan Pangan dan Kendalikan Inflasi

LENSAKALTENG. com - Palangka Raya - Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah bersama Pemerintah Kota Palangka Raya, saat ini terus mengembangkan komo

Ben –Ujang Optimistis Kalahkan Petahana
Dinkes Targetkan 95 Persen Realisasi Vaksin MR
Dokter Spesialis Minim, Penyebab RSUD Palangka Raya Turun Kelas

GERTAM BABE : Pelaksanaan aksi Gerakan Tanam Bawang Merah dan Cabai (GERTAM BABE),bdilokasi pertanian Jalan Tjilik Riwut Km 38, Minggu (18/9/2022). Foto Ist

LENSAKALTENG. com – Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah bersama Pemerintah Kota Palangka Raya, saat ini terus mengembangkan komoditas unggulan, sebagai upaya menjaga ketahanan pangan. Komoditas yang dikembangkan itu yakni Bawang Merah dan Cabai.

Salah satu bentuk pengembangan kedua komoditas mendasar itu, maka dilaksanakanlah aksi Gerakan Tanam Bawang Merah dan Cabai (GERTAM BABE), Minggu (18/9/2022).

Aksi Gertam Babe itu mengambil lokasi pertanian di Jalan Tjilik Riwut Km 38 Palangka Raya. Dipimpin langsung Gubernur Kalteng, H. Sugianto Sabran didampingi Wakilnya H. Edy Pratowo serta unsur Forkopimda Kalteng.

Acara aksi Gertam Babe itu, turut dihadiri secara langsung Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin, unsur Forkopimda Kalteng, Kepala Kantor Bank Indonesia perwakilan Kalteng, Kepala OJK Kalteng, Kepala BPS Kalteng, Sekda Kota Palangka Raya serta tamu undangan lainnya.

Gubernur mengatakan, penanaman dan pengembangan budidaya pertanian Bawang dan Cabai tersebut, merupakan salah satu upaya menjaga ketahanan pangan di Kalimantan Tengah pada umumnya.

“Selain itu, dilakukan penanaman bawang dan cabai di lahan seluas kurang lebih 30 hektare ini sebagai upaya bersama pengendalian inflasi,” tuturnya.

Sementara itu usai mengikuti pelaksanaan aksi Gertam Babe itu, Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin mengatakan, pemerintah daerah di dorong untuk mampu menjaga ketahanan pangan diwilayahnya masing-masing.

“Salah satu upaya mewujudkan ketahanan pangan itu adalah dengan mengembangkan komoditas unggulan. Tak kalah penting, dengan pengembangan komoditas pangan itu, dapat berkontribusi dalam menekan dan mengendalikan inflasi,” tandasnya.(VD)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0
%d blogger menyukai ini: