Pasca Banjir Ketersedian Bahan Pokok di Gumas Masih Terpenuhi

  LENSAKALTENG. com - Kuala Kurun - Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Gunung Mas (Gumas) melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Di

Pimpin Apel Pagi, Kapolres Gumas Tegaskan Ini
Ajak Warga Kurun Patuhi Prokes
Sepanjang 2021, Tren Tindak Pidana Alami Kenaikan

 

DITEMUI : Kepala Disperindag Gumas Luis Eveli (depan) bersama Kabid Pengembangan Perdagangan Ihromi Darma Putra saat dibincangi awak media di ruang kerjannya, Selasa (6/9/2022). Foto Red/Don

LENSAKALTENG. com – Kuala Kurun – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Gunung Mas (Gumas) melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) kabupaten setempat, melakukan pemantauan harga serta ketersedian barang kebutuhan pokok masyarakat. Hal itu dilakukan pasca banjir yang sempat mengenangi ruas jalan Kurun-Palangka Raya.

Kepala Disperindag Gumas Luis Eveli menjelaskan, ketersedian barang di Kabupaten Gumas sendiri masih terpenuhi, karena jalan Kurun-Palangka Raya yang digenangi air tersebut, sampai kemarin masih bisa dilewati untuk truk pengakut barang.

“Banjir itu bersifat musiman dan tidak terlalu lama. Karena itu, setelah kami cek dilapangan untuk kebutuhan bahan pokok, masih terpenuhi dan normal saja. Bahkan laporan dari Camat Mihing Raya, air sudah surut,” ucap Luis Eveli, Selasa (6/9/2022).

Ia berharap banjir tidak terjadi lagi, karena kalau dua atau tiga hari kedepan air tidak surut, maka ada kemungkinan bisa mempengaruhi ketersedian barang kebutuhan di pasaran.

“Karena untuk pengangkutan distribusi barang itu hampir semuanya melalui Jalan Kurun-Palangka Raya. Kemudian untuk daerah Rungan, kami pikir tidak terjadi masalah, sebab jalur Manuhing masih bisa dilalui,”bebernya.

Sementara itu Kabid Pengembangan Perdagangan, Ihromi Darma Putra menjelaskan, harga tidak begitu berarti alam

i kenaikan ataupun penurunannya. Walaupun pasti ada yang mengalami kenaikan, karena memang harga BBM tengah alami kenaikan.

“Berdasarkan pantauan kami di lapangan, harga bahan pokok yang mengalami kenaikan, yakni tepung naik berkisar Rp 1000 dari harga semula, telur naik Rp 200 dan bawang merah alami penurunan harga dari harga semula,”tandasnys. (Red/Don)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0
%d blogger menyukai ini: