Pekerjaan Belum Selesai, DPU Gumas Diminta Evaluasi

  LENSAKALTENG. com - Kuala Kurun -Kalangan anggota DPRD Kabupaten Gunung Mas (Gumas) meminta Dinas Pekerjaan Umum (DPU) setempat, mengeva

Pemkab Gumas Persiapkan Lomba UKS
SOPD Gumas Diminta Kejar Target
MoU PN dan OPD Diharapkan Wujudkan Azas Transparan

 

MENGHADIRI : Anggota DPRD Gumas, Untung J Bangas saat mengikuti kegiatan rapat paripurna di gedung dewan setempat, belum lama ini. Foto Red/Don

LENSAKALTENG. com – Kuala Kurun -Kalangan anggota DPRD Kabupaten Gunung Mas (Gumas) meminta Dinas Pekerjaan Umum (DPU) setempat, mengevaluasi pekerjaan multiyears jalan yang belum selesai. Khusus di ruas Miri dan Napoi, Kecamatan Miri Manasa.

“Untuk ruas Jalan Tumbang Miri ke Tumbang Napoi sampai saat ini masih belum ada pencapaian target. Sehingga, harus dievaluasi kembali dari dinas yang membidangi hal tersebut,” ungkap anggota DPRD Gumas, Untung J Bangas, Rabu (28/9/2022).

Maka dari itu kata dia, DPU Gumas dapat segera mengevaluasi pekerjaan yang masih belum mencapai target, terkhusus pekerjaan besar seperti pekerjaan multiyears dari Miri ke Napoi yang sampai sekarang masih belum mencapai target yang diharapkan.

Selain itu sambung Untung, untuk perkerjaan ruas Tewah ke Sei Riang dana anggaranya juga sudah ada. Akan tetapi masih belum terlihat progres pekerjaan jalan tersebut. Karena itulah, dia berharap dengan DPU agar dapat memacu kegiatan itu supaya sesuai dengan perencanaan yang sudah ada dalam awal.

“Anggaran dana untuk perbaikan ruas Tewah Sei Riang itu ada sekitar Rp 10 miliar. Tetapi kami melihat progres pekerjaannya belum terlihat. Sehingga kami meminta DPU dapat memacu pekerjaan itu agar bisa tepat guna, mutu dan tepat waktu,”ujarnya.

Tak kalah penting jelasnya, berdasarkan kontrak yang sudah ditangani bersama tersebut agar dilakukan sesuai schedule. Dimana nantinya pekerjaan itu tidak menumpuk di akhir masa kontrak, dan akhirnya akan berdampak pada kualitas pekerjaan. Maka DPU harus melakukan pengawasan secara ketat.

“Kami berbicara seperti ini agar kegiatan itu dapat maksimal, mengingat tanggal 28 Oktober 2022 ini pekerjaan multiyears akan berakhir. Begitu juga untuk kontraktor di ruas jalan Tewah Sei Riang agar segera melakukan kegiatan. Kalau tidak maka akan menambah kerusakan jalan di daerah itu,” imbuhnya. (Red/Don)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0
%d blogger menyukai ini: