Akui Hubungan Terlarang, Oknum Wakil Rakyat Tegaskan Bertanggungjawab

Akui Hubungan Terlarang, Oknum Wakil Rakyat Tegaskan Bertanggungjawab

LENSAKALTENG.com - KUALA KURUN - Oknum anggota DPRD Gunung Mas, BN membenarkan hubungan gelapnya dengan wanita lain berinisial ES. Dirinya bahkan si

Sekda Gumas Pantau Penanganan Jalan Longsor
Polsek Sepang Minta Warganya Tidak Pungli
Peduli Warganya, Polsek Sepang Salurkan Bantuan Sembako

FOTO : BN saat diwawancarai eksklusif wartawan di Kuala Kurun, Jumat (7/10/2022).

LENSAKALTENG.com – KUALA KURUN – Oknum anggota DPRD Gunung Mas, BN membenarkan hubungan gelapnya dengan wanita lain berinisial ES. Dirinya bahkan siap bertanggungjawab penuh, apabila janin yang dikandung janda tersebut merupakan anak biologisnya.

“Saya mengakui hal itu dan benar memiliki hubungan, bahkan saya juga telah menyampaikan kepada keluarga saya, termasuk orang tua saya. Dan masalah itu juga telah sampai ke Damang Kepala Adat,” beber BN secara eksklusif kepada wartawan di Kuala Kurun, Jumat (7/10/2022).

Kendati mengakui hubungan perselingkuhan tersebut, namun BN masih meragukan janin yang dikandung ES merupakan anak biologisnya. Pasalnya aduan kehamilan ES tersebut dituduhkan tanpa didasari bukti yang otentik.

“Bayangkan jika orang datang berbondong bondong ke rumah saya dan mengaku kalau saya telah menghamili mereka. Kan aneh, karena tidak ada bukti yang otentik seperti tes DNA,” tandasnya.

Terkait pertanggungjawaban, BN secara tegas telah menawarkan empat poin perjanjian kesepakatan kepada pihak Kedemangan Adat Kecamatan Manuhing, Kabupaten Gunung Mas.

Pertama, apabila janin yang dikandungan ES merupakan anak biologisnya maka BN siap bertanggungjawab penuh dan membayar denda Adat yang telah disepakati.

Kedua, dirinya bersedia menjamin semua biaya persalinan sesuai dengan tarif yang disampaikan pihak medis/dokter.

Ketiga, harus ada bukti DNA yang membenarkan bahwa bayi tersebut anak biologisnya.

“Dan yang terakhir, apabila tidak terbukti itu bukan anak kandung saya maka semua tuntutan tersebut akan gugur dan bukan menjadi tanggung jawab saya. Itu jelas saya sampaikan di hadapan Demang Kepala Adat waktu itu,” tegas BN.

Dalam musyawarah bersama Damang Kepala Adat, telah disepakati konsep surat perjanjian denda Adat yang bakal dibayar BN sebesar Rp 68 juta. Namun anehnya, dalam pertemuan selanjutnya nominal yang harus dibayarkan malah membengkak menjadi Rp 340 juta. Hal itu sangat memberatkan dan terkesan sebagai pemerasan.

“Sudah disepakati perjanjian awal Rp 68 juta, tapi setelah kita diundang lagi oleh kedemangan adat ternyata perjanjian berubah, dendanya malah menjadi Rp 340 juta. Bahkan dalam pembacaan putusan denda Adat itu dirasa tidak etis, sebab tidak melibatkan pihak keluarga ES,” keluhnya.

KLARIFIKASI PEMBERITAAN

Pernyataan sikap tersebut merupakan bentuk klarifikasinya atas pemberitaan salah satu media online berjudul ‘Diduga Hamili Kekasih Gelapnya, Oknum Anggota DPRD di Kalteng Tolak Bertanggungjawab’ pada Kamis 6 Oktober 2022.

Dirinya mengaku kecewa dengan media online tersebut, sebab isi pemberitaan yang diarahkan kepadanya tidak sepenuhnya sesuai dengan fakta sebenarnya.

“Saya tidak menampik surat aduan yang disampaikan ES kepada Kedemangan Adat Kecamatan Manuhing, Kabupaten Gunung Mas tersebut. Saat dipanggil dewan adat, saya langsung hadir dan menjelaskan jika kejadian itu atas dasar suka sama suka dan status wanita itu bukan sebagai isteri orang lain serta tidak dibawah umur,” ungkapnya.

Disatu sisi, BN membenarkan bahwa saat ini kondisi wanita gelapnya tersebut tengah berbadan dua.

“Memang benar dia mengandung, namun harus dibuktikan dulu dengan tes DNA,” katanya.

MEMAAFKAN DAN MENERIMA

Isu perselingkuhan hingga tuduhan menghamili wanita lain, tentu sangat mengguncang hati HL selaku isteri sah BN. Dirinya dengan ketulusan hati telah memaafkan semua kesalahan sang suami

“Saya sebagai isteri dan mewakili keluarga telah memaafkan kesalahan suami saya,” ucapnya.

HN dengan tangan terbuka bakal menerima dan merawat bayi tersebut jika pada faktanya memang merupakan anak biologis sang suami.

“Terkait tuntutan mereka (pihak ES, Red) kami masih menunggu hasil tes DNA. Jika ternyata benar, maka kami siap menerima anak tersebut menjadi bagian dari keluarga kami. Pada intinya, kami tidak akan lari dari semua tuntutan mereka,” ujarnya dengan haru. (Tim)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0
%d blogger menyukai ini: