Bangunan SDN Trans Wuran Butuh Perbaikan

Foto : Kades Wuran, Eli Sumadi menunjukkan salah satu bangunan SD yang sudah rusak. Lensakalteng.com - Tamiang Layang - Bangunan Sekolah Dasar

Pamitan, Ini Kata Wabup Habib Said Abdul Saleh Kepada Awak Media
Program Pemdes Jangan Tumpang Tindih
Wakil Rakyat Bartim Sambangi Distributor Oksigen

Foto : Kades Wuran, Eli Sumadi menunjukkan salah satu bangunan SD yang sudah rusak.

Lensakalteng.com – Tamiang Layang – Bangunan Sekolah Dasar di Desa Trans Wuran, Kecamatan Karusen Janang, Kabupaten Barito Timur, Kalimantan Tengah Butuh perhatian Pemerintah. Bangunan dari bahan kayu tersebut sudah tampak terlihat rapuh termakan rayap yang tidak menutup kemungkinan sewaktu-waktu bisa memakan korban.

Berdasarkan pantauan media ini, kondisi gedung bangunan sekolah dari bahan kayu sudah mulai rapuh dan tampak hancur dimakan rayap.

Nampak jelas terlihat lantai, dinding dan baigan atas flapon sudah mulai rontok satu persatu dan bila dibiarkan tanpa ada perhatian dari pemerintah setempat maka bangunan sekolah tempat proses belajar mengajar menjadi suatu ancaman bagi para siswa dan guru.

Subihenri Sucianto salah seorang guru di Sekolah Dasar Negeri Trans Wuran mengatakan terkait tidak layaknya fasilitas sarana dan prasarana pendidikan. Dirinya juga meminta kepada pemerintah daerah melalui dinas teknis terkait agar memberikan bantuan berupa perehapan pembangunan gedung sekolah berikut sarana dan prasarana pendukung lainnya.

“Sejak dibangunnya seekolah ini tahun 2007 hingga saat ini, sekolah ini belum pernah tersentuh oleh instansi terkait maupun oleh pemerintah daerah. Besar harapan kami agar ada perhatian dari pemerintah agar bisa melakukan perehapan bangunan,” harapnya. Senin (17/10/2022)

Lebih lanjut dijelaskan Sucianto, bahwa SDN Trans Wuran tersebut ada 19 siswa, enam ruang kelas dan satu fasilitas kantor yang semua kondisinya sudah sangat tidak layak.

“Dari enam ruang kelas tersebut, kondisinya sudah sangat memprihatinkan. Padahal ruang kelas itu digunakan setiap harinya untuk proses belajar mengajar,” jelas Sucianto.

Dia mengaku khwatir, karena kondisi sekolah dimana tempat dia setiap hari mengajar anak didiknya bisa mengancam keselamatan untuk semua.

“Kita sangat kwatir, berhubung Kondisi sekolah ini sudah tidak layak, plafon, dinding lantai sewaktu-waktu bisa runtuh seketika. Oleh karenanya kita berharap kepada pemerintah setempat agar segera merehab bangunan ini, sehingga aktifitas belajar mengajar tidak terganggu,” tutur Sucianto.

Semantara itu kepala desa Wuran Eli Sumadi mengungkapkan kondisi kerusakan bangunan sekolah Trans Wuran memang sangat memprihatinkan.

“Dari pengamatan kami, memang beberapa tahun yang lalu sejak 2019 pihak desa sudah berkali -kali mengusulkan ke pemerintah agar dilakukan perehapan bangunan. Namun sangat disayangkan sampai hari ini usulan tersebut belum ada tanggapan,” ungkapnya.

Eli Sumadi menegaskan, atas nama pemerintah desa bersama dengan dewan guru SDN Trans Wuran mengharapkan sepenuhnya kepada pemerintah agar dapat di anggarkan dana untuk perehapan bangunan. Mengingat kondisinya sekolah tersebut tampak parah dan banyak kemungkinan bisa membahayakan keselamatan bagi anak didik dan juga para guru.

Kades Wuran berharap kepada pemerintah, baik pemerintah Kabupaten Barito Timur, Pemerintah Provinsi dan pemerintah pusat agar segera melaksanakan dan menganggarakan dana pembangunan untuk sekolah yang ada di desa Wuran, kecamatan Karusen Janang. (ags)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0
error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: