Data Penduduk Kurang Mampu Diperlukan

  LENSAKALTENG. com - Kuala Kurun - Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Gunung Mas (Gumas) saat ini tengah melaksanakan pendataan awal r

Terkait Ambruknya Jembatan Maraya Masyarakat Diminta Bersabar
TPAKD Gunung Mas Dikukuhkan
Tanggungjawab Bersama Membangun Daerah

 

MENUJU : Para anggota DPRD Gumas, Sahriah, Elvie Esie, Lily Rusnikasi dan Pebrianto, saat menuju ruang rapat paripurna di gedung dewan setempat, belum lama ini. Foto Red/Don

LENSAKALTENG. com – Kuala Kurun – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Gunung Mas (Gumas) saat ini tengah melaksanakan pendataan awal registrasi sosial ekonomi (Regsosek) dalam rangka mendata dan menjangkau penduduk yang kurang mampu di daerah setempat.

Pelaksanaan regsosek itu mendapat dukungan dari banyak pihak. Seperti halnya anggota DPRD Kabupaten Gumas, Sahriah yang mensuport kegiatan pendataan awal regsosek yang dilakukan BPS tersebut.

Selama ini kata Sahriah, di dalam pendataan masyarakat yang memang rill atau fakta di lapangan memang sangat sulit dilakukan, sehingga harus ada petugas di daerah yang berdomisili untuk mengetahui keadaan dan kondisi warga miskin.

“Kita sangat mendukung kegiatan yang dilakukan BPS, sebab pemerintah memang membutuhkan data-data warga yang kurang mampu, dan itu harus rill tidak yang asal ada saja. Tetapi memang benar-benar sesuai keadaan demikian,”ucap Sahriah, Kamis (6/10/2022).

Menurutnya, dengan adanya petugas regsosek itu nantinya, setidaknya dapat memperoleh informasi yang komprehensif dari penduduk kurang mampu yang memang terdata sehingga tepat sasaran.

Artinya kata dia, regsosek tersebut adalah pendataan penduduk yang benar mencakup profil dan kondisi demografi, perumahan, keadaan disabilitas, kepemilikan aset hingga informasi geospasial.

“Mudah-mudahan pendataan yang dilakukan oleh petugas regsosek itu tidak ada pilih kasih, atau harus memegang teguh netralitas dalam mendata warga yang tergolong miskin,”tambahnya.

Sementara itu terpisah, Kepala BPS Gumas, Waras mengatakan, petugas Regsosek harus menyasar penduduk yang rentan, miskin dan miskin ekstrem. Khususnya dalam perlindungan sosial dan tanggap darurat kebencanaan.

“Ada 214 petugas dari 128 desa dan kelurahan yang tersebar di Kabupaten Gumas. Semoga apa yang mereka data bisa lengkap dan akan mendukung program pemberdayaan ekonomi, penyediaan kebutuhan insfrastruktur dasar, pemerataan akses pendidikan dan kesehatan, inklusi keuangan,”harapnya. (Red/Don)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS:
%d blogger menyukai ini: