Gas Elpiji 3 Kg di Desa Parebok Capai Rp 45 Ribu

LENSAKALTENG. com - Sampit – Warga mengeluhkan tingginya harga gas elpiji 3 Kg yang mencapai Rp 45 ribu per tabung. Hal ini terungkap saat reses p

M.Shaleh Siap Dukung Pengembangan Bandara H.Asan Di APBD Perubahan 2019
Kemajuan Nelayan Merupakan Kesejahteraan Masyarakat
Ratusan Pejabat Dilantik, Ini Harapan Wakil Ketua DPRD Kotim

ELPIJI : Pasokan gas elpiji 3 Kg di tingkat pangkalan. Foto Ist

LENSAKALTENG. com – Sampit – Warga mengeluhkan tingginya harga gas elpiji 3 Kg yang mencapai Rp 45 ribu per tabung. Hal ini terungkap saat reses perseorangan yang dilakukan anggota DPRD Kalimantan Tengah Dapil II wilayah Kotim-Seruyan, Jainudin Karim, di Desa Parebok Kecamatan Teluk Sampit, Kotawaringin Timur, Rabu (26/10/2022).

“Gas elpiji melon 3 Kg di Desa Parebok dan Basawang sudah ada yang jual Rp 45 ribu per tabung, terutama di warung-warung. Sementara kalau di agen distributor dijual Rp 32 hingga Rp 34 ribu per tabung,”keluh seorang warga setempat dihadapan anggota DPRD Kalteng tersebut

Warga itu sangat berharap agar masalah ini bisa menjadi perhatian instansi terkait dan harga bisa dinormalkan kembali, karena sangat memberatkan masyarakat.

“Kami warga desa bingung, harga elpiji di warung dan distributor sangat jauh berbeda, bahkan terkadang langka. Semoga anggota DPRD Kalteng bisa memberikan solusi bagi kami,”harapnya.

Menyikapi hal ini, anggota Komisi II DPRD Kalteng Jainudin Karim berjanji untuk menyampaikan aspirasi masyarakat tersebut, yang salah satunya mengenai mahalnya harga elpiji 3 Kg.

“Masalah ini akan kami sampaikan ke Ketua Komisi saat pandangan umum di fraksi nantinya,”kata Jainudin.

Selebihnya pria yang menjabat sebagai Sekretaris Fraksi Gerindra ini menyampaikan, Komisi II bisa memanggil Dinas Pertambangan dan ESDM Kalteng untuk membahas dan mencarikan solusi mengatasi mahalnya gas elpiji 3 Kg ini.

“Kami akan rapatkan dengan dinas terkait. Jangan sampai akibat masalah ini warga dirugikan,”tandas Jainudin. (Red/Tbk)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS:
%d blogger menyukai ini: