Turan Amis Jadi Pilot Project Pengembangan Potensi Desa

Foto : Kepala Dinas DPMDSOS Kabupaten Barito Timur, Ir. Barnusa. Lensakalteng.com - Tamiang Layang - Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Desa

Dapat Arahan Presiden, Bupati Bartim Minta Prokes Harus Diperketat
Walaupun Pandemi, Peringatan HUT RI Tetap Khidmat
Berharap Pilkada Serentak 2020 Berlangsung Damai

Foto : Kepala Dinas DPMDSOS Kabupaten Barito Timur, Ir. Barnusa.

Lensakalteng.com – Tamiang Layang – Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Desa dan Sosial atau DPMDSos Kabupaten Barito Timur, Barnusa mengungkapkan, Desa Turan Amis di Kecamatan Raren Batuah menjadi Pilot Project atau proyek percontohan dalam pengembangan potensi desa.

Hal ini disampaikannya usai menghadiri Rapat Koordinasi Penyelenggaraan Pemerintahan Desa yang dipimpin Gubernur Kalimantan Tengah Sugianto Sabran di Palangka Raya beberapa hari yang lalu.

“Salah satu yang menjadi pilot project di Kalimantan Tengah yaitu Desa Turan Amis, diantara yang menjadi bahan penilaian pemerintah provinsi yakni pemerintah desa mampu mengelola Dam Turan Amis sebagai tujuan wisata untuk meningkatkan perekonomian di desa,” ujar Barnusa saat diwawancarai di ruang kerjanya, Selasa (18/10/2022)

Dengan adanya Desa Turan Amis sebagai pilot project, dia berharap desa lain mencermati kearifan lokal atau potensi desa yang dapat dikembangkan menjadi kekuatan ekonomi kemasyarakatan.

“Kalau memang potensinya karet kita kembangkan karetnya kalau potensinya rotan kita kembangkan rotan, jadi pilot project hanya menjadi percontohan, desa lain tidak harus mengembangkan potensi yang sama persis, tidak copy paste tapi sesuai dengan potensi di desa,” terangnya.

Meski demikian Kepala DPMDSos mengingatkan setiap desa harus melakukan analisa terkait potensi yang akan dikembangkan sehingga mengurangi resiko gagal.

Barnusa mengatakan, pada rapat koordinasi di Palangka Raya Gubernur Sugianto Sabran sangat mendukung pengembangan objek wisata Dam Turan Amis agar lebih baik lagi agar memberikan dampak bagi peningkatan Pendapatan Asli Desa atau PADes.

“Yang pertama keinginan Gubernur Kalimantan Tengah untuk benar-benar membangun desa dengan basis kearifan lokal, kemudian juga keseriusan dari aparatur desa dan kepala desanya,” jelasnya.

Itu sebabnya rapat koordinasi tersebut selain kepala desa Gubernur Kalteng juga mengumpulkan Babinsa Bhabinkamtibmas dan PKK untuk membangun silaturahmi serta melihat keseriusan kerja sama dalam membangun di wilayah masing-masing.

“Gubernur menginginkan kepala desa bersama dengan Bhabinkamtibmas dan Babinsa bersemangat untuk terus membangun desa,” pungkasnya. (ags)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0
%d blogger menyukai ini: