Bupati Bartim Hadiri Pentahbisan Mimbar Gereja Perapah Jemat GKE

Foto : Bupati Barito Timur, Ampera A.Y Mebas saat menghadiri kegiatan pentahbisan Gereja Perapah Jemat GKE. Lensakalteng.com - Tamiang Layang -

Warga Hayaping Tewas Dipangkuan Isteri
Wagub Habib Ismail Pos Penyekatan Kalteng – Kalsel
Pernikahan Dini Banyak Timbulkan Dampak Buruk

Foto : Bupati Barito Timur, Ampera A.Y Mebas saat menghadiri kegiatan pentahbisan Gereja Perapah Jemat GKE.

Lensakalteng.com – Tamiang Layang – Bupati Barito Timur, Ampera A.Y Mebas, dan beberapa Kepala OPD menghadiri acara pentahbisan mimbar Gereja Perapah dan Gereja Hosiana Jemat GKE di Kecamatan Paku. Sekaligus membuka Sinode ke XIV Resory GKE Paku tahun 2022.

Disampaikan Bupati, gedung Gereja tidak dibangun seorang diri, tapi dibangun atas dasar persekutuan dan kebersamaan.

“Ibarat pasir, batu, kayu, besi dan semen, maka semua itu saling menopang. Demikian pula kerja keras panitia pembangunan serta topangan jemat-jemat sekitar, yang peduli akan pembangunan gereja,” katanya, Senin (21/11/2022).

Dalam kegiatan ini, bupati menyampaikan beberapa hal diantaranya.

Pertama, bangun terus persaudaraan dan persekutuan, eratkan lah tali keakraban dan kekeluargaan, sebab kita semua tahu, tanpa kebersamaan, tanpa persekutuan, tanpa kerjasama maka usaha apapun akan sia-sia.

Kedua, dengan adanya gedung gereja yang baru ini, maka ada semangat baru, ada tekad baru, dan komitmen baru untuk terus membangun masyarakat. Hal ini karena jemat dan masyarakat sekitar merupakan dua sisi yang saling melengkapi, saling topang-menompang, untuk kemajuan jemaat dan masyarakat.

Ketiga, kepada warga jemaat untuk meningkat ketahanan ekonomi, pemberdayaan masyarakat, menciptakan harmoni sosial, pengembangan sumber daya manusia melalui pendidikan yang berkualitas , serta pembentukan karakter dan moral umat yang tangguh. Hal ini penting dan perlu, sebab kita sedang memasuki sebuah zaman, yang penuh dengan kompetensi dinamika yang sangat cepat.

Keempat, bersama pemerintah kabupaten Barito Timur, kiranya umat beragama, membangun sinergitas dan kolaborasi yang bermuara pada kesejahteraan.

Diharapkan bupati, dukungan dan partisipasi dari seluruh komponen masyarakat Simpang Bingkuang dan desa Luau Jawuk, dalam mensukseskan agenda dan program pembangunan yang sementara dan akan dikerjakan.

“Disamping itu, tentunya kami senantiasa memohon dan topangan dalam melanjutkan kepemimpinan kami ke depan,” pungkasnya. (ags)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0
%d blogger menyukai ini: