Dewan Pulpis Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan di Tengah Kondisi Banjir 

LensaKalteng.com - PULANG PISAU - Warga Pulang Pisau diminta dapat meningkatkan kewaspadaan, di tengah kondisi banjir yang terjadi di sejumlah daera

Seluas 59 Persen Lahan Gambut di Pulpis Rentan Karhutla
Edy Pratowo Sambut Kunker Presiden RI
Akhiri Massa Jabatannya  Ini Kesan dan Pesan Edy Pratowo  

FOTO : Ketua DPRD Kabupaten Pulang Pisau, H. Ahmad Rifai.

LensaKalteng.com – PULANG PISAU – Warga Pulang Pisau diminta dapat meningkatkan kewaspadaan, di tengah kondisi banjir yang terjadi di sejumlah daerah di wilayah Kabupaten Pulang Pisau. Hal ini, disampaikan oleh Ketua DPRD Kabupaten Pulang Pisau, H Ahmad Rifai, Kamis (24/11/2022).

“Saya mengimbau warga bumi Handep Hapakat, untuk dapat meningkatkan kesiapsiagaan dan waspada terhadap Bencana banjir yang kerap terjadi, terutama di sekitaran Kecamatan Jabiren Raya, Desa Tumbang Nusa, Kecamatan Kahayan Tengah dan Banama Tingang,” ucap Ketua DPRD Kabupaten Pulang Pisau.

Lanjut H. Ahmad Rifai mengatakan penetapan status siaga darurat berupa Surat Penetapan Bupati nomor 531 tahun 2022 Pulpis mengenai bencana banjir luapan.

Berkenaan hal tersebut,  pihaknya pun meminta kepada warga agar dapat meningkatkan kewaspadaan, dan selalu berhati-hati dalam situasi pancaroba ini.

“Selain curah hujan yang cukup tinggi, banjir di beberapa wilayah di Pulang Pisau juga disebabkan luapan anak sungai rungan, sehingga air DAS Kahayan semakin naik sampai ke pemukiman rumah warga dan menggenangi jalan, seperti yang terjadi di Jalur Lintas Trans Kalimantan Palangka Raya – Banjarmasin,” ungkap Legislator Golkar ini.

Lebih dalam, dirinya juga menuturkan selama bencana banjir ini, warga sebaiknya tetap melakukan aktifitas sesuai kebutuhan, namun tetap siaga dan waspada, jika sewaktu-waktu debit air naik lagi.

“Berdasarkan analisa BMKG bulan november hingga desember ini diprediksi curah hujan semakin tinggi dengan sifat diatas normal disertai petir dan kilat,” ujarnya.

Ia juga meminta kepada seluruh warga yang masih melakukan rutinitas melalui jalan trans kalimantan, untuk selalu hati-hati dan tidak saling mendahului, tetap utamakan keselamatan dan kesabaran..

“Masyarakat tetap diharapkan dapat patuh, serta mentaati aturan darurat yang telah diciptakan agar bersama-sama mampu menghadapi kondisi alam secara sigap dan kondusif,” tandasnya. (YANTO/YSS)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0
%d blogger menyukai ini: