Ingat, Kades Gunakan Dana Desa Sesuai Peruntukan

LENSAKALTENG. com - Kuala Kurun - Kepala desa (Kades) tersandung kasus tindak pidana korupsi (Tipikor) cukup banyak. Seperti yang pernah terjadi d

Tingkatkan PADesa Lewat Bumdes
Maksimal Promosikan Wisata Gumas
Warga Gumas Diajak Tingkatkan Budaya Tanam

KUNKER : Kalangan anggota DPRD Gumas Dewi Sari, Iceu, Siti Himiah, Neni, dan Cici sedang melaksanakan kunjungan kerja ke luar daerah dalam rangka kaji banding. Foto Ist

LENSAKALTENG. com – Kuala Kurun – Kepala desa (Kades) tersandung kasus tindak pidana korupsi (Tipikor) cukup banyak. Seperti yang pernah terjadi di wilayah Kabupaten Gunung Mas (Gumas). Salah satu penyebabnya adalah kurang tertibnya administasi.

Melihat akan hal ini, kalangan anggota DPRD Gumas mengingatkan agar para kades dapat mengunakan dana desa (DD) dan alokasi dana desa (ADD), sesuai peruntukannya.

“Kami mengimbau semua Kades yang ada di Kabupatan Gumas agar menggunakan dana dari DD maupu ADD, harus sesuai peruntukannya, sehingga tidak terjadi kesalahan yang muncul seperti adanya korupsi,”ungkap anggota DPRD Gumas, Dewi Sari, Jumat (4/11/2022).

Menurutnya, rata-rata dari kades tersebut banyak yang tidak mengetahui tata cara pemanfaatan dari dana desa yang dikucurkan. Maka itu sebelum berakhir di tahun 2022 ini, hendaknya para kades dapat tertib mengatur APBdes masing-masing.

Bagi para kades baik yang baru ataupun yang sudah lama menjadi kades agar mempedomani Permendagri No 20 Tahun 2018 tentang pengelolaan keuangan dana desa, sehingga, tidak ada hal yang melanggar dari ketentuan yang berlaku.

Didalam permendagri, semuanya telah diatur dan tidak boleh lagi semaunya dalam mengunakan dana desa, namun harus sesuai dengan peruntukan,”tukas Dewi Sari.

Selanjutnya ungkap dia, dalam membuat surat pertanggungjawaban harus sesuai, dan tidak boleh ada abal-abal. Karenanya, harus diperhatikan betul diawal tahun untuk perancanaanya.

“Jadi tertib mengatur APBdes ini harus sesuai dengan proposal pengajuan dan petunjuk teknisnya,”pungkas Dewi Sari.(Red/don)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0
%d blogger menyukai ini: