Tiga Proyek Multi Years di Gumas Telah Rampung

  LENSAKALTENG. com - Kuala Kurun – Sebanyak empat proyek multi years telah ditangani Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Gunung Mas (Gum

Ini Cara Polsek Kahut Cegah Sebaran Covid-19
Dua Wanita Ini Luka-Luka Usai Terlibat Kecelakaan
Antisipasi Banjir, Debit Sungai Rutin Dipantau

 

WAWANCARA : Kepala DPU Gumas, Baryen sedang dibincangi awak media diruang kerjanya, Rabu (3/11/2022). Red/Don

LENSAKALTENG. com – Kuala Kurun – Sebanyak empat proyek multi years telah ditangani Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Gunung Mas (Gumas).

Ke empat proyek multi years itu
yakni, ruas jalan Tumbang Miri-Marikoi, ruas Parempei-Harang Karamat-Bereng Jun, Pile Slab jembatan penghubung Sepang Simin-Sepang Kota, dan ruas Tumbang Miri-Napoi.

Bupati Gumas Jaya S Monong melalui Kepala DPU Gumas, Baryen menjelaskan, dari kegiatan proyek yang dilaksanakan itu, ada empat paket yang semuanya habis masa kantraknya di tahun ini. Sejauh ini yang sudah selesai ada tiga kegiatan dan satu diperpanjang.

“Kontrak proyek itu sendiri ditarget selesai pada 31 Oktober kemarin. Sementara untuk kegiatan ruas Miri Napoi, kami akui ada mengalami keterlambatan dari semestinya,”ucap Baryen, Rabu (3/11/2022).

Tetapi memang katanya, ada beberapa hal termasuk kondisi cuaca yang memang belakangan ini agak ekstrem, sehingga berdampak pada keterlambatan pekerjaan di lapangan. Maka itu, kami akan selalu mengevaluasi setiap kegiatan yang memang untuk kebutuhan masyarakat khusus transpotasi jalan.

“Nah terkait hal itu dilapangan kami juga melakukan pengkajian, karena pihak kontraktor meminta untuk perpanjangan waktu. Sehingga dengan kondisi yang ada ini kami juga harus melakukan analisis. Walaupun kita memberikan perpanjangan waktu, namun kita harus melihat skema penanganannya benar atau tidak,”tukasnya.

Sebab sambung dia, secara teknis kondisi lapangan itu bisa dihitung seperti di beberapa kondisi yang diluar kendali. Seperti kondisi cuaca dan termasuk kondisi manegerial di perusahan. Jadi kelancaran suplai barang dan lainya bisa dilakukan pengukuran.

“Walaupun itu semua kewenangan perusahan baik suplai barang alat dan lain-lain itu, tetapi kami harus melakukan analisis, sehingga, ini yang menjadi perhatian kami, karena selain proyek besar ada aspek manfaat bagi masyarakat,”tandas Baryen. (Red/Don)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0
%d blogger menyukai ini: