Realisasi Belanja Daerah Kabupaten Katingan Tahun 2022 Hanya Terealisasi 83,92 Persen

Kasongan – Bupati Katingan Sakariyas membacakan langsung pidato pengantar dalam rangka penyampaian Laporan Pertanggungjawaban (LKPj) tahun anggara

Usulan Dari Dapil III Diharapkan Bisa Diakomodir
Ini Hasil Rapat Gabungan DPRD Dan Pemkab Katingan Terkait Raperda Perubahan APBD Tahun Anggaran 2022
Danau Mare Berpotensi Hasilkan PAD

Foto : Bupati Katingan Sakariyas, saat menyampaikan pidato diruang paripurna DPRD Katingan.

Kasongan – Bupati Katingan Sakariyas membacakan langsung pidato pengantar dalam rangka penyampaian Laporan Pertanggungjawaban (LKPj) tahun anggaran 2022, senin (27/3/2023) di ruang rapat paripurna DPRD Katingan.

Agenda rapat paripurna ke-I masa persidangan II tahun 2023, untuk mendengarkan pidato Bupati terkait dengan LKPj tahun anggaran 2022 dibacakan langsung oleh Bupati Katingan.

Dalam pidato nya, Sakariyas mengatakan bahwa saat ini masih dilaksanakan pemeriksaan keuangan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) sehingga angka atau data keuangan yang disampaikan masih bersifat sementara.

“Untuk saat ini masih dilakukan pemeriksaan oleh BPK, sehingga data yang kita sajikan ini masih bersifat sementara sampai dengan keluarnya laporan hasil pemerikasaan keuangan tahun anggaran 2022,”Ucap Bupati.

Kemudian Sakariyas juga memaparkan, bahwa pendapatan daerah Kabupaten Katingan tahun anggaran 2022 ditargetkan sebesar Rp. 1,258 trilyun lebih dan yang terealisasi sebesar Rp.1,261 trilyun lebih atau 100,21 persen.

Kontribusi pendapatan daerah tahun 2022 didominasi oleh Pendapatan Asli Daerah (PAD) dengan kontribusi 45,03 persen dengan realisasi Rp. 50,52 milyard lebih, dana pendapatan transfer dengan kontribusi 105,43 persen dan realisasi sebesar Rp. 1,208 trilyun lebih.

Lebih lanjut Bupati Katingan menyebutkan bahwa belanja daerah kabupaten katingan tahun anggaran 2022 ditetapkan sebesar 1,42 trilyun lebih dan yang terealisasi sebesar Rp. 1.19 trilyun atau 83,92 persen.

“Salah satu penyebab rendahnya realisasi belanja terkait dengan masih terjadinya dampak pendemi covid-19 yang menyebabkan beberapa program tidak terlaksana dengan maksimal bahkan tertunda,’Jelasnya.

(don)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0
error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: