Kendalikan Harga Tiket Moda Transportasi Bagi Pemudik

LENSAKALTENG. com - Palangka Raya - Salah satu tradisi setiap memasuki akhir pelaksanaan puasa Ramadan yakni ramainya warga mudik lebaran. Berbaga

Utamakan Sistem Zonasi dan Standar Nilai
Ngabuburit dengan Kegiatan Positif
Ketua DPRD Kota,Palangka Raya Harus Bisa Beri Contoh Suksesi Pilkada

Anggota DPRD Palangka Raya, Khemal Nasery

LENSAKALTENG. com – Palangka Raya – Salah satu tradisi setiap memasuki akhir pelaksanaan puasa Ramadan yakni ramainya warga mudik lebaran. Berbagai sarana moda transportasi tentu disibukkan dengan padatnya masyarakat yang akan pulang ke kampung halaman.

“Terkait moda transportasi ini, maka kami berharap pemerintah daerah turut ambil bagian dalam pengendalian harga tiket bagi pemudik jelang libur lebaran,”ungkap Anggota DPRD Palangka Raya, Khemal Nasery, Senin (17/4/2023).

Sejatinya lanjut legislator dari Fraksi Golkar ini mengungkapkan, pemerintah daerah dapat melakukan pengendalian terkait tarif moda transportasi. Baik transportasi angkutan darat, angkutan kereta api, angkutan laut dan angkutan udara yang akhir-akhir ini menjadi perbincangan para pemudik.

Aktivitas mudik itu sendiri merupakan jadwal tahunan yang menyangkut hajat hidup banyak orang, terutama menjelang lebaran. Karena itu pemerintah harus hadir dalam situasi seperti saat ini.

“Terutama terkait harga tiket. Ini menjadi persoalan bagi keluarga-keluarga yang ingin mudik tapi ekonominya sangat-sangat terbatas. Oleh karenanya, pemerintah harus hadir dalam situasi ini,”tambah Khemal.

Tak bisa dipungkiri ujar dia, angkutan selama libur lebaran akan mengalami lonjakan yang sangat signifikan, sehingga seialipun tanpa menaikan harga tiket para pengusaha di bidang moda transportasi tetap mendapatkan untung besar.

“Saya harap pemerintah hadir untuk ini agar penyedia jasa transportasi tidak menaikan harga melebihi batas. Saya pikir penyedia jasa moda transportasi tidak mungkin rugi. Harga normal saja selama ini tidak rugi,”tandasnya.(Red/Vd/*)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0
error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: