Waspada Penipuan Berkedok Giveaway

  LENSAKALTENG. com - Palangka Raya - Ketua Komisi B DPRD Palangka Raya Nenie A Lambung, mengimbau masyarakat di kota setempat, agar mewas

Dewan Meminta Dinas Terkait Pantau Ketersediaan Pangan
Apresiasi, Lima Tahun Palangka Raya Sukses Eliminasi Malaria
Sugianor : APBD-P Telah Diupaya Maksimal Jaga Kesinambungan Pembangunan

 

Ketua Komisi B DPRD Palangka Raya Nenie A Lambung

LENSAKALTENG. com – Palangka Raya – Ketua Komisi B DPRD Palangka Raya Nenie A Lambung, mengimbau masyarakat di kota setempat, agar mewaspadai banyaknya aksi penipuan. Apalagi menjelang hari raya Idulfitri 1444 H, kejahatan dengan modus penipuan itu semakin marak terjadi.

Dikatakan, penipuan di bidang investasi, hingga yang paling umum penipuan dalam hal undian berhadiah atau ‘Giveaway’, paling sering di alami oleh masyarakat. Sebut saja warga mendapatkan pesan di seluler atau handphone dari orang tidak dikenal, yang menyampaikan warga tersebut menang undian.

“Tentu bahaya sekali kejahatan siber ini, karena mereka menggunakan iming-iming dengan modus menang give away atau menang undian berhadiah. Alhasil, bukannya masyarakat untung tetapi malah masyarakat buntung,” ungkapnya, Selasa (11/4/2023).

Lebih lanjut srikandi DPRD Palangka Raya dari Fraksi PDI Perjuangan ini mengungkapkan, masyarakat harus cermat dan selalu waspada dengan maraknya aksi penipuan saat ini.

Jangan mudah terjebak ketika menerima pesan dari nomor tidak di kenal dengan iming-iming dapat hadiah. Harus cermat dalam mengecek kebenarannya. Misalkan, apabila pesan tersebut mengatakan dari pihak A, maka masyarakat bisa menanyakan ke pihak tersebut.

“Jangan tergiur dan jangan asal transfer, apabila tidak tahu kebenarannya apakah hadiah itu benar – benar legal dan valid yang ternyata hanya sebagai modus dari kelompok penipu,”tukasnya.

Harus disadari tambah Nenie, maraknya aktifitas masyarakat di media social saat ini telah dimanfaatkan oleh sekelompok penipu untuk menguras uang atau harta benda orang.

“Karena itu, apabila menerima sms ataupun telpon dari orang yang tak dikenal, sebaiknya diabaikan saja. Dengan begitu masyarakat akan terhindar dari penipuan yang merugikan,” tandasnya.(Red/Vd/*)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0
error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: