Peran Mahasiswa Sebagai Agent of Change dan Social Control

LENSAKALTENG. com - Palangka Raya -Mahasiswa sebagai agent of change atau agen perubahan, dituntut untuk mampu melakukan kontrol tatanan sosial (S

Anomali Cuaca Membuat Curah Hujan di Wilayah Palangka Raya Menurun
Warga Pasar Besar Palangka Raya Terindikasi Covid-19
Pemprov Kalteng Gelar Konsultasi Publik Studi AMDAL Program Food Estate

Kegiatan ramah-tamah antara Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin, dengan peserta Silatnas DEMA FSH se-Indonesia. Foto Ist

LENSAKALTENG. com – Palangka Raya -Mahasiswa sebagai agent of change atau agen perubahan, dituntut untuk mampu melakukan kontrol tatanan sosial (Social Control), terhadap kondisi negeri saat ini.

Ungkapan tersebut disampaikan Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin, saat menyambut kedatangan peserta Silaturahmi Nasional (Silatnas) Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA), Fakultas Syariah dan Hukum (FSH) se-Indonesia, pada acara malam ramah-tamah di aula Rumah Jabatan Wali Kota Palangka Raya, Rabu (17/5/2023).

“Sebagai agen perubahan, maka mahasiswa harus memiliki kemampuan dalam upaya mengubah struktur atau tatanan sosial masyarakat, menuju kesejahteraan yang lebih,” kata Fairid, di hadapan peserta Silatnas DEMA FSH.

Orang nomor satu di Kota Palangka Raya inipun mengungkapkan apresiasinya, sekaligus menyambut baik dilaksanakannya Silatnas DEMA FSH.“Melalui kegiatan ini diharap dapat menjadi sarana mempererat tali silaturahmi, rasa persatuan dan keharmonisan di tengah ragam budaya yang ada di Indonesia,” harapnya.

Tidak lupa dalam kesempatan itu Fairid menyampaikan, perkembangan politik, sosial, dan ekonomi sejauh ini tidak lepas dari peran mahasiswa dan pemuda. Sementara itu di era saat ini mahasiswa dituntut untuk memiliki semangat, disiplin dan kemampuan dalam menguasai teknologi, sebagai bekal untuk membangun Indonesia di masa depan.

Tidak kalah pentingnya, para mahasiswa sebagai generasi penerus bangsa sangat dinantikan kontribusinya untuk masyarakat, bangsa dan negara.Terutama mengimplementasikan ilmu yang didapat bagi bangsa dan negara.

“Sebagai bagian dari bangsa Indonesia yang majemuk dan Berbhineka Tunggal Ika, saya berpesan kepada saudara-saudari DEMA Fakultas Syariah se-Indonesia, untuk mampu menjadi insan yang toleran dan senantiasa menghargai serta menghormati beragam perbedaan yang ada,”ucap Fairid.

Adapun pada kegiatan ramah tamah itu dihadiri jajaran Forkopimda dan kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya, serta pihak terkait lainnya.(Red/Sg/*)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0
error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: