Kader PKK Diharapkan Mampu Bantu Pemerintah Mengatasi Stunting

PALANGKA RAYA, LensaKalteng.com –  Wakil Gubernur Kalimantan Tengah H. Edy Pratowo, S.Sos., M.M membuka secara resmi Jambore Kader Pemberdayan d

Dinkes Gelar Hari Kesehatan Nasional ke-58
Jabatan Pimpinan Tinggi Sesuai Kompentensi
Ini Pesan Gubernur Kepada Pengurus KNPI Kalteng yang Dilantik

FOTO: Wakil Gubernur Kalimantan Tengah H. Edy Pratowo, S.Sos., M.M membuka secara resmi Jambore Kader PKK Tingkat Provinsi, Kamis (31/08/2023).

PALANGKA RAYA, LensaKalteng.com –  Wakil Gubernur Kalimantan Tengah H. Edy Pratowo, S.Sos., M.M membuka secara resmi Jambore Kader Pemberdayan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah tahun 2023 di Swissbell Hotel Danum Kota Palangka Raya, Kamis (31/8/2023) pagi.

Sesuai dengan tema yang diangkat pada Jambore tahun ini, yaitu Penanggulangan dan Pencegahan Stunting Melalui Pemberdayaan Keluarga Menuju Keluarga Sejahtera. “Saya berharap Kader PKK dapat berperan aktif membantu pemerintah untuk mengatasi stunting yang merupakan masalah kita bersama, dan dalam pencegahannya memerlukan keterlibatan unsur pentahelix” tutur Edy.

Dalam sambutannya ia menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan momentum untuk memberikan penghargaan kepada Kader PKK yang telah bekerja dengan keras, tulus, ikhlas, dan tanpa pamrih serta berpartisipasi membantu pemerintah daerah dalam mengisi pembangunan dan pemberdayaan masyarakat melalui program-program yang selalu mengarah pada proses kemajuan.

“Saya meminta para kader PKK mengutamakan tiga point dalam kehidupan diantaranya kesehatan, kecerdasan, dan pintar mengatur ekonomi. Karena, menciptakan Keluarga Sejahtera merupakan inti penting dalam setiap kegiatan PKK” ucap Edy

Ia berharap melalui Jambore Kader PKK dapat memperkuat komitmen untuk menjalankan program kesejahteraan rakyat sebagaimana tertuang dalam 10 program pokok PKK. Edy mengajak seluruh peserta untuk bersama-sama memberantas kemiskinan dan kelaparan, mencapai pendidikan dasar yang universal, mempromosikan persamaan gender dan pemberdayaan perempuan, mengurangi jumlah kematian anak, meningkatkan kesehatan ibu, mencegah terjadinya pernikahan usia anak, memerangi HIV/AIDS dan penyakit lainnya serta Narkoba, menjamin kelestarian lingkungan.

“Dan mengembangkan kemitraan global untuk pembangunan serta penekanan Stunting yang sudah menjadi isu nasional terutama di Kalimantan Tengah” tutup Edy. (Bella/Yd)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0
error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: