Komisi III DPRD Kalteng Soroti Dampak Banjir di Murung Raya

PALANGKA RAYA, LensaKalteng.com - Wakil Ketua Komisi III DPRD Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) membidangi Kesejahteraan Rakyat, Siswandi mengung

Harapkan Kesadaran Masyarakat Untuk Vaksin Dengan Dihapusnya Syarat Tes Covid
Ini Tujuan PDI Perjuangan Serentak Gelar Video Komperensi
Sugianto Sabran Tegaskan Agar Kepala Perangkat Daerah Jangan Sampai Terlibat Korupsi

FOTO: Wakil Ketua Komisi III DPRD Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) membidangi Kesejahteraan Rakyat, Siswandi.FOTO: Wakil Ketua Komisi III DPRD Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) membidangi Kesejahteraan Rakyat, Siswandi.

PALANGKA RAYA, LensaKalteng.com – Wakil Ketua Komisi III DPRD Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) membidangi Kesejahteraan Rakyat, Siswandi mengungkapkan bahwa dua (2) warga dari Kabupaten Murung Raya (Mura) meninggal dunia akibat dampak dari Banjir.

“Benar ada 2 orang yang meninggal dunia di Puruk Cahu Seberang dan Desa Muara Sumpoi. Ini bisa disebabkan karena kelelahan saat membantu menyelamatkan mengevakuasi keluarganya dari banjir,” ucapnya, Senin (22/01/2023).

Dia mengatakan, terkait dua (2) orang warga tersebut telah dievakuasi oleh pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD setempat.

“Seorang meninggal dunia akibat saat mengevaluasi anak cucunya dari banjir. Itu kemungkinan faktor kedinginan dan meninggal di speed. Begitu juga dengan yang lainnya kemungkin akibat kelelahan atau ada riwayat penyakit.. Kedua orang tersebut telah dievakuasi BPBD,” terangnya.

Senada dengan hal tersebut, berdasarkan dari informasi yang diterima dari Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Kecamatan Murung Ipda catur I Akbar, S.H membenarkan musibah banjir yang telah menelan sebanyak dua (2) korban jiwa pada hari Jum’at tanggal 19 Januari 2024.

“Salah satu (1) Korban bernama Pendi (35 tahun) warga Desa Muara Sumpoi tidak dapat terselamatkan setelah pulang dari kebun mencari buah durian dengan menggunakan perahu kelotok yang ditambatkan langsung di depan rumah karena banjir. Setelah selesai menambat perahu kelotok di depan rumah, korban yang memiliki riwayat epilepsi, mengalami kejang-kejang dan terjatuh langsung ke sungai yang sedang dalam keadaan banjir hingga menenggelamkan korban,” ungkapnya

“Sedangkan korban yang lain bernama Muksin (53 tahun), mengidap penyakit bawaaan dan terjatuh ke dalam air, hal ini terungkap saat korban masih hidup tiba-tiba jatuh ke dalam air yang tengah diterjang banjir,” lanjutnya.

Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran (BPBPK) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), Ahmad Toyib saat dikonfirmasi oleh rekan media, mengatakan pihaknya belum menerima adanya laporan dua (2) orang meninggal dunia di Mura.

“Sampai saat ini kami belum dapat info terkait hal itu,” tutupnya. (Adyy/YD)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0
error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: