Selama Ramadan, ini Jam Kerja ASN di Gunung Mas

LENSAKALTENG.com - Kuala Kurun - ASN di wilayah Kabupaten Gunung Mas (Gumas) diminta agar bekerja selama Bulan Ramadan dapat menyesuaikan dengan s

Perusahaan Wajib Patuhi Perda Pemberdayaan Tenaga Kerja Lokal
Masyarakat Gunung Mas Diajak Terus Berinovasi
Raih Medali di Porprov Kalteng, Atlet Gunung Mas Terima Bonus

Foto: Sekda Gunung Mas Richard

LENSAKALTENG.com – Kuala Kurun – ASN di wilayah Kabupaten Gunung Mas (Gumas) diminta agar bekerja selama Bulan Ramadan dapat menyesuaikan dengan surat ederan yang sudah diterbitkan.

“Kepada ASN kami ingatkan agar bekerja selama Bulan Ramadan ini sesuai surat edaran yang telah dikeluarkan, yaitu terkait jam kerja pada Bulan Ramadan dan capaian menit kinerja TPP pada Bulan Maret 2024,” kata Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Gunung Mas Richard, Selasa (19/3/2024).

Lebih lanjut dikatakan, surat edaran tersebut dibuat berdasarkan Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 21 Tahun 2023 tentang Hari Kerja Dan Jam Kerja Instansi Pemerintah Dan Pegawai Aparatur Sipil Negara.

Adanya surat edaran itu dalam rangka peningkatan kualitas pelaksanaan ibadah puasa pada Bulan Ramadan sebelum Idulfitri 1445 H khususnya bagi ASN yang beragama Islam.

Adapun dalam surat edaran tersebut dijelaskan, pelaksanaan jam kerja ASN untuk lima dan enam hari kerja pada Bulan Ramadan berjumlah 32,50 jam dalam satu minggunya.

Untuk perangkat daerah yang melaksanakan lima hari kerja, pada Senin-Kamis masuk kerja pukul 08.00 hingga 15.00 WIB dan istirahat pada 12.00-12.30 WIB.

Berikutnya pada hari Jumat ASN masuk pada pukul 08.00 hingga 15.30 WIB sedangkan waktu istirahat yakni 11.30-12.30 WIB.

Kemudian untuk perangkat daerah yang melaksanakan enam hari kerja, pada Senin-Kamis serta Hari Sabtu jam kerja dimulai pada 08.00- 14.00 WIB dan waktu istirahat pada 12.00-12.30 WIB.

“Lalu pada Hari Jumat, masuk dari pukul 08.00 – 14.30 WIB dan waktu istirahat pada
11.30-12.30 WIB, ” jelasnya.

Disampaikan pula, selama bulan Suci Ramadhan tahun 1445 H, kegiatan olah raga (SKJ dan senam aerobic) serta apel pagi dan sore sementara ditiadakan serta dilaksanakan kembali sebagaimana biasa sesudah bulan suci Ramadhan.

Khusus untuk pelaksanaan jam kerja di lingkungan Rumah Sakit Umum Daerah dan UPT Kesehatan, Kepala Perangkat Daerah dapat mengatur pelaksanaan jam kerja tersendiri dengan berpedoman pada ketentuan jumlah jam kerja efektif dalam satu minggu sebanyak 32,5 jam per minggu.

Pelaksanaan kinerja serta pelaporannya yang diinput di dalam aplikasi e-Kinerja (TPP) disesuaikan dengan jam kerja selama bulan Ramadhan tahun 1445 H dalam capaian menit kinerja minimal 5.500 menit terhitung mulai tanggal 1 – 31 Maret 2024.

“Diharapkan kepada ASN agar tetap menciptakan suasana yang kondusif di lingkungan kerja masing-masing dan yang bukan beragama Islam dapat menghargai/menghormati umat Islam yang menjalankan ibadah puasa,” pungkas Richard. (Red/Sg/Dn/*)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0
error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: