Jelang Idul Adha, Pasar Murah Keliling Kembali Dilaksanakan di Barito Timur

Lensakalteng.com - Tamiang Layang - Menjelang Idul Adha 1445 Hijiriah dan sebagai upaya pengendalian inflasi serta menjaga stabilitas harga bahan

Tangani Covid-19, Pemkab Bartim Anggarkan Puluhan Miliar
Partai Hanura Daftar ke KPU, Ini Target Kursi di Parlemen Tahun 2024
BUMDes Mart Akan Beroperasi Di 10 Kecamatan

Lensakalteng.com – Tamiang Layang – Menjelang Idul Adha 1445 Hijiriah dan sebagai upaya pengendalian inflasi serta menjaga stabilitas harga bahan pokok di Kabupaten Barito Timur. Dinas Ketahan Pangan Provinsi Kalimantan Tengah menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM), Rabu (12/6/2024).

Pasar murah ini bekerjasama dengan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Barito Timur.

Pasar murah ini merupakan salah satu komitmen Gubernur Kalimantan Tengah H. Sugianto Sabran untuk menyelenggarakan pasar murah atau Gerakan Pangan Murah.

“Seperti diketahui bersama jelang hari besar keagamaan harga kebutuhan pokok merangkak naik, dan mengantisipasi kenaikan harga di pasar rakyat di selenggarakan pasar murah ini,” kata Aster Bonawaty Mangkusari.

Lanjutnya, dalam gelaran GPM pasar murah ini bahan kebutuhan pokok jauh lebih murah. Kisarannya, berbeda dengan harga normal dari Rp. 2 ribu sampai Rp. 10 ribu.

Untuk pembelian, dilakukan secara umum tanpa kupon. Masyarakat bisa menebus bahan kebutuhan namun di batasi.

“Pembatasan dilakukan agar bahan kebutuhan pokok bisa merata dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Disamping itu, Pj Bupati Barito Timur, Indra Gunawan, dengan adanya kegiatan ini sangat apresiasi atas terselenggaranya pasar murah atau Gerakan Pangan Murah.

“Kita berterimakasih dengan Bapak Gubernur dan Wakil Gubernur beserta jajaran atas perhatiannya untuk masyarakat Barito Timur,” kata Indra Gunawan.

GPM ini diselenggarakan sebagai upaya menjangkau masyarakat membeli bahan pokok. Sebab, saat mendekati hari raya keagamaan mengalami kenaikan harga drastis dan langka.

“Dengan adanya droping dari Bulog bisa mendekatkan diri memenuhi kebutuhan bahan pokok masyarakat, apalagi dengan harga yang di subsidi pemerintah,” demikian. (ags)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0
error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: