Pemkot Palangka Raya Siapkan Bus Oksigen Gratis untuk Warga

Pemkot Palangka Raya Siapkan Bus Oksigen Gratis untuk Warga

LENSAKALTENG.com – Palangka Raya – Pemerintah Kota Palangka Raya melalui Dinas Kesehatan menghadirkan layanan Bus Oksigen Keliling untuk membantu

Pelepasliaran ke-45 di Nyaru Menteng
Lapor !, Jika Temukan Beras Oplosan
Legislator Ingatkan Warga Bahaya DBD

FOTO : Mobil Ogsigen Gratis

LENSAKALTENG.com – Palangka Raya – Pemerintah Kota Palangka Raya melalui Dinas Kesehatan menghadirkan layanan Bus Oksigen Keliling untuk membantu masyarakat memperoleh oksigen gratis di tengah kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Layanan kesehatan bergerak ini beroperasi setiap Senin hingga Sabtu, pukul 08.00–16.00 WIB. Lokasi pelayanan dapat berpindah sesuai kebutuhan masyarakat dan kondisi di lapangan agar bantuan menjangkau wilayah yang membutuhkan.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya, Riduan, mengatakan program tersebut merupakan salah satu inisiatif Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin, dalam mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Menurutnya, keberadaan bus ini diharapkan dapat memberikan pertolongan awal bagi warga yang membutuhkan oksigen selama kondisi darurat kabut asap karhutla berlangsung.

“Program ini dirancang untuk memastikan kehadiran pemerintah di tengah masyarakat, khususnya memberikan pertolongan pertama selama darurat kabut asap karhutla masih berlangsung,” ujar Riduan, Sabtu (17/10/2026).

Sementara itu, Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya, Nurul Komariah, menjelaskan bahwa Bus Oksigen Keliling 1 saat ini melayani kawasan Jalan RTA Milono hingga Kereng Bangkirai, Kalampangan, dan sekitarnya.

Pada Sabtu (17/10/2026), armada tersebut ditempatkan di pangkalan ojek online (ojol) Jalan C. Bangas untuk memberikan layanan oksigen gratis kepada pengemudi ojol maupun masyarakat yang melintas.

Adapun Bus Oksigen Keliling 2 masih dalam tahap persiapan. Armada ini direncanakan melayani kawasan Bundaran Besar, Jalan Tjilik Riwut, dan wilayah sekitarnya.

Nurul menegaskan, penentuan lokasi singgah kedua armada akan disesuaikan dengan kondisi serta kebutuhan masyarakat di lapangan, sehingga pelayanan dapat diberikan secara tepat sasaran.

(don/mmc)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS:
error: Content is protected !!