KASONGAN,LENSAKALTENG.COM - Belum dilantiknya pengurus Organisasi Radio Amatir Republik Indonesia (ORARI) Katingan membuat para pecinta radio di kabup
KASONGAN,LENSAKALTENG.COM – Belum dilantiknya pengurus Organisasi Radio Amatir Republik Indonesia (ORARI) Katingan membuat para pecinta radio di kabupaten berjuluk Bumi Penyang Hinje Simpei itu gusar. Mereka berharap, agar kepengurusan organisasi segera ditetapkan sehingga ORARI Katingan menjadi tempat bernaung bagi para anggotanya dan tetap eksis.
Alpian Nor selaku partisipan ORARI Katingan mengatakan, sejauh ini kepengurusan organisasi tersebut masih belum ada kejelasan. Pasalnya, pengurus yang telah dibentuk beberapa bulan lalu tak kunjung dilantik atau dikukuhkan.
“Saya tidak tahu apa kendalanya, karena kita sudah melaksanakan beberapa kali rapat bahkan sudah ditempo dua bulan untuk persiapan pengukuhannya. Tapi sampai sekarang tidak ada kabar beritanya, saya harap hal ini jangan dibiarkan menggantung dan berlarut-larut,” ungkapnya, Senin (28/5).
Jikapun pengurusnya sudah ditetapkan, maka diharapkan segera mengadakan pelantikan. Guna memberikan kepastian hukum terhadap organisasi tersebut. Padahal, katanya, pengguna atau penghobi radio di Katingan cukup tinggi.
“Penghobi ORARI di Kasongan saja terdapat sekitar 80 orang, saya belum tahu di wilayah lain. Data itu sesuai daftar, baik yang statusnya calon delta, anggota delta, maupun charlie. Kalau ORARI di Katingan sudah sah, maka masyarakat pengguna radio ini bisa ikut bernaung di bawahnya,” imbuhnya.
Dorong moril tersebut disampaikan, sebagai bentuk kepeduliannya terhadap kemajuan ORARI di Katingan. Di sisi lain, belum dilantiknya pengurus ORARI akan berdampak langsung terhadap anggota untuk mendapatkan hak-haknya.
“Kalau organisasinya belum jelas, maka kita jadi malu dengan daerah lain. Pasalnya, kabupaten/kota di Provinsi Kalteng sudah jelas kepengurusannya. Jikapun nanti sudah dilantik, maka saya berharap kepada jajaran pengurus untuk membuat sekretariat lokalnya. Sebab sejauh ini tidak ada sekretariat yang jelas di Katingan,” bebernya.
Asisten III Setda Katingan itu menegaskan, pernyataannya untuk mendorong terlaksananya pengukuhan pengurus ORARI tersebut bukan bermaksud untuk menjatuhkan. Namun semata-mata untuk mengingatkan bahwa masih ada urusan prinsip yang harus diselesaikan segera.
“Siapapun yang jadi pengurusnya tidak jadi masalah, tapi organisasinya harus segera berjalan. Jangan dibiarkan mengambang tanpa kejelasan seperti ini,” pungkasnya. (BS)

COMMENTS