Perekonomian Kalteng Tumbuh Ditopang Peningkatan Konsumsi RT dan investasi

Perekonomian Kalteng Tumbuh Ditopang Peningkatan Konsumsi RT dan investasi

PALANGKA RAYA,LENSAKALTENG.COM - Kinerja perekonomian Kalimantan Tengah pada triwulan I 2018 mengalami perlambatan dibandingkan dengan triwulan sebelu

Waspadai Penipuan SMS Mengatasnamakan BPJS Ketenagakerjaan
Pemprov Kalteng Buka Pasar Murah di Palangka Raya
Ade Irwan Ruswana Jabat Kepala BPK RI Perwakilan Kalimantan Tengah

PALANGKA RAYA,LENSAKALTENG.COM – Kinerja perekonomian Kalimantan Tengah pada triwulan I 2018 mengalami perlambatan dibandingkan dengan triwulan sebelumnya yang dipengaruhi oleh turunnya kinerja sektor pertambangan dan sektor pertanian. Sementara itu, di sisi permintaan konsumsi pemerintah mengalami perlambatan menahan laju pertumbuhan.

Meskipun demikian, perekonomian Kalimantan Tengah tetap tumbuh positif ditopang oleh peningkatan kinerja konsumsi rumah tangga dan investasi. Ekonomi Kalimantan Tengah triwulan II 2018 diperkirakan akan mengalami peningkatan didukung oleh perbaikan kinerja ekspor dan peningkatan konsumsi rumah tangga menjelang bulan Ramadhan dan hari raya Idul Fitri.

Hal ini disampaikan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah, Wuryanto, pada acara Diseminasi Kajian Ekonomi dan Keuangan Regional Edisi Mei 2018,
dengan tema “Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi Kalimantan Tengah Yang Inklusif Melalui Penguatan Mindset Membangun Kemandirian Ekonomi” pada Kamis (28/6/2018) di Swiss-belhotel Danum Palangka Raya Ballroom.

Dalam acara diseminasi tersebut juga turut menjadi pembicara dari Kanwil DJPb Provinsi Kalimantan Tengah dan Sosiolog Ekonomi Nasional, Dr. Pheni Chalid, M.A.D, serta dihadiri oleh pemerintah provinsi dan kabupaten/kota, perbankan, asosiasi dunia usaha, akademisi, dan kalangan media.

Wuryanto menambahkan, tekanan inflasi di Kalimantan Tengah turun pada triwulan I 2018 dipengaruhi oleh menurunnya tekanan harga pada kelompok administered prices dan volatile foods. Penurunan ini sebagai dampak dari normalisasi permintaan paska perayaan hari Natal dan Tahun Baru. Memasuki triwulan II 2018, tekanan inflasi Kalimantan Tengah diperkirakan akan meningkat dampak dari peningkatan permintaan bahan pangan dan angkutan udara pada momen bulan Ramadhan dan periode libur Lebaran.

Dari sisi stabilitas sitem keuangan, kinerja perbankan mengalami perlambatan pada triwulan I 2018 dibandingkan triwulan sebelumnya.

Hal ini tercermin dari penurunan total aset perbankan di wilayah Kalimantan Tengah seiring dengan perlambatan pertumbuhan DPK dan kredit kepada sektor korporasi. Penyaluran kredit kepada sektor rumah tangga menunjukkan peningkatan dari triwulan sebelumnya seiring dengan perbaikan kinerja konsumsi rumah tangga pada triwulan I 2018, bebernya.

Menurutnya, ketahanan perbankan di wilayah Kalimantan Tengah terjaga di level yang baik seiring dengan perbaikan kredit bermasalah dari triwulan sebelumnya. Rasio NPL terjaga pada tingkat yang rendah dengan tren menurun. Di sisi lain, peran perbankan dalam pembiayaan UMKM di Provinsi Kalimantan Tengah telah melampaui ketentuan minimal 20% dari total kredit perbankan Kalimantan Tengah.

Pertumbuhan ekonomi Kalimantan Tengah pada tahun 2018 diperkirakan akan membaik di kisaran 5,40% hingga 5,80% (yoy). Sedangkan Inflasi Kalimantan Tengah di tahun 2018 diperkirakan akan berada pada rentang 3,0% hingga 3,4% (yoy) dengan kecenderungan menuju batas bawah. Dari sisi permintaan, peningkatan konsumsi rumah tangga, serta perbaikan kinerja konsumsi pemerintah, dan investasi diperkirakan akan menjadi motor utama penggerak pertumbuhan ekonomi Kalimantan Tengah.

Sedangkan dari sisi penawaran, peningkatan kinerja sektor pertanian, sektor perdagangan besar dan eceran, serta sektor konstruksi diperkirakan akan mendorong pertumbuhan ekonomi Kalimantan Tengah tetap positif pada tahun 2018. (Wan)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0
error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: