DPRD Kotawaringin TimurKotawaringin Timur

Hasil Uji Lab Tidak Berpengaruh Terhadap Fakta Lapangan Di Sungai Seranau, Kok Bisa?

SAMPIT, Lensakalteng.com-  Sekertaris Komisi II DPRD Kotim, Alexius Esliter, menegaskan hasil temuan jajarannya di lapangan beberapa waktu lalu sudah sangat membuktikan bahwa adanya pencemaran di Sungai Buluh Tibung, anak dari Sungai Seranau, Kecamatan Telawang tersebut.

Dia bahkan memaparkan, dari empat titik hasil sidak Komisi II, yakni dari alirang sungai Seranau, sampai pada titik Sungai Buluh Tibung, yang berada tepat didalam kebun sawit milik PT Sukajadi Sawit Mekar (SSM) tersebut sudah sangat jelas terlihat masih ada ikan-ikan mati.

“Hasil sidak kamarin kan sudah sangat jelas bahwa sungai itu sudah tercemar, airnya terlihat berminyak, ikan-ikan mati maupun sekarat masih kita temukan di sungai Buluh Tibung, Itu artinya sudah jelas sungai itu tercemar,” Tukasnya, Rabu (19/9).

Alexius juga meyakini sebelumnya bahwa air sungai tersebut kuat diduha tercemar limbah sawit, hal ini disampaikannya melihat kondisi air dilapangan termasuk ikan-ikan yang sekarat muncul di permukaan air sungai Buluh Tibung tersebut.

“Apapun hasil sampelnya tidak berpengaruh, karena memang sungai itu sudah jelas tercemar, pakta lapangan tidak akan berbicara bohong, mau negatif atau positif hasilnya tetap saja sama,”Lanjutnya.(So)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: