Peran Wartawan Penting dan Strategis Dalam Tugas BPS

Peran Wartawan Penting dan Strategis Dalam Tugas BPS

Palangka Raya, LensaKalteng.Com - Dalam rangka Hari Statistik Nasional tanggal 26 September 2018, Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalteng menggel

Kejuaraan Menembak Danrem Cup Jaring Atlet Berkat
Simpan Sabu, MA Dibekuk Polisi
Dewan Harapkan Pemprov Kalteng Bantu Infrastruktur di Pinggiran

Palangka Raya, LensaKalteng.Com – Dalam rangka Hari Statistik Nasional tanggal 26 September 2018, Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalteng menggelar kegiatan Workshop Wartawan, di Hotel Aquarius Palangka Raya, Selasa (18/9/2018).

Workshop Wartawan yang mengambil tema “Dengan Data Tingkatkan Prestasi Bangsa” ini dibuka oleh Kabag TU Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalteng, Amos Adam Residul mewakili Kepala BPS Provinsi Kalteng, Hanif Yahya.

Disela pembukaan, Amos mengatakan kegiatan Workshop Wartawan ini merupakan rangkaian kegiatan Hari Statistik Nasional.

Peran wartawan media masa di dalam BPS menjalankan tugas dan fungsinya dipandang sangat penting.

BPS tidak hanya mengumpulkan, memproduksi atau menghasilkan data dari berbagai kegiatan salah satunya sensus penduduk, survey atau kompilasi penduk administrasi. Tapi juga punya kewajiban untuk mendisiminasikannya kepada masyarakat luas.

Dalam BPS mendesiminasikan ini tentunya peran dan fungsi wartawan sangat diperlukan. Seiring dengan perkembangan teknologi dan informasi, dengan cepat bergerak dari waktu ke waktu, bahkan dalam hitungan detik data yang kita dapatkan sekarang tersebar luar dengan cepat di beberapa media sosial.

Makanya, disinilah pentingnya peran para wartawan agar dalam memberikan atau menyajikan sebuh berita tentang statistik, terangnya.

Menurutnya, dalan workshop ini pihaknya sengaja mengundang nara sumber yang berkompeten yaitu Razali Ritonga yang sebelumnya pernah menjabat sebagai Kepala Pusdiklat BPS RI. Ia juga sebagai penulis media nasional, akademisi dan pengalaman lainya.

Menurutnya, kegiatan ini juga untuk menyamakan persepsi bahwa BPS menyediakan data dan informasi, dan BPS tidak punya jangkauan yang cukup luas untuk menjangkau masyarakat luas. Jangkauan itu ada ditangan wartawan media massa.

“Supaya informasi yang disampaikan kepada masyarakat ini sama persepsinya dengan yang dimiliki BPS, tentunya wartawan juga harus punya persepsi yang sama dengan BPS sehingga informasi yang disampaikan tepat sasaran dan dapat dipahami dengan baik oleh masyarakat,” bebernya.(Wan)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0
error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: