Wagub Kalteng Habib Ismail (enam dari kiri), Bupati Kotim Supian Hadi (tujuh dari kiri) beserta tamu undangan yang hadir pada upacara HUT ke-66 Koti
Wagub Kalteng Habib Ismail (enam dari kiri), Bupati Kotim
Supian Hadi (tujuh dari kiri) beserta tamu undangan yang hadir pada
upacara HUT ke-66 Kotim, Senin pagi (7/1).
LENSAKALTENG.com,SAMPIT-Hari Jadi ke-66 Kabupaten
Kotim sudah dua hari berlalu
dan akan bertemu kembali di tahun
berikutnya. Banyak keberhasilan
yang telah diraih Kotim selama tahun
2018 lalu. Hal ini menandakan,
semua elemen, baik pemerintah daerah
maupun masyarakatnya saling
bersinergi untuk mewujudkan citacita
yang sama, yakni kemajuan di
semua bidang. Sebab, tanpa sinergi,
mustahil suatu daerah dapat menikmati
yang namanya keberhasilan di
bidang apapun.
Kebersamaan dan keikhlasan
menjadi modal penting dalam
melakukan perubahan dan momentum
evaluasi serta melakukan
berbagai inovasi terutama dalam
meningkatkan pendapatan daerah.
Inilah yang menjadi tanggung jawab
bersama dalam hal kemajuan yang
berkesinambungan. Tentunya harus
memegang teguh prinsip kegotongroyongan
ini.
Bupati Kotim Supian Hadi mengatakan,
suatu daerah akan maju dan
mendapatkan berbagai penghargaan
apabila semua perangkat daerah
bahu-membahu dalam membangun
Kotim dan harus turun langsung ke
lapangan guna menyerap aspirasi
masyarakat.
Supian Hadi juga mengharapkan,
keaktifan perangkat daerah bukan
hanya kuat dalam hal teori, tapi
masyarakat saat ini membutuhkan
langsung pemimpin yang dapat
menjadi contoh dalam kehidupan
sehari-hari. Terutama dalam hal
melakukan kegiatan, misalnya masalah
kebersihan.
“Saya sebagai bupati saja turun
langsung ke lapangan, bahkan langsung
melakukan pembersihan aliran
sungai beberapa waktu yang lalu. Ini
hal sepele, akan tetapi masyarakat
kita saat ini menginginkan pemimpin
yang turun langsung ke lapangan,”
ungkapnya.
Apa yang dilakukan Pemkab Kotim,
terutama di tahun 2018 yang
lalu sebagai bahan evaluasi untuk
melakukan perubahan yang baik lagi.
Terutama dalam hal meningkatkan
berbagai inovasi yang tujuannya
meningkatkan pendapatan daerah.
Sebab, pembangunan akan bisa
dilakukan apabila dananya ada dan
juga banyak. Oleh sebab itu, bupati
mengingatkan perangkar daerah agar
memperhatikan apa yang sudah
menjadi komitmen bersama dalam
hal kemajuan Kotim. (tri)

COMMENTS