Akibat Melakukan Penganiayaan, DS Berurusan Dengan Polisi

LENSAKALTENG.com - PALANGKA RAYA - Polisi mengamankan pelaku DS (42) yang telah melakukan kekerasan serta pengancaman kepada korban JF (29), di Be

Selama Covid-19, Ini Prosedur yang Musti Dipatuhi Bidan
Ben Brahim Dukung Kejari Kapuas Naik Tipe A
Peningkatan PAD Jadi Sorotan Wakil Rakyat

Foto : Tersangka DS (42) saat berada di Kantor Polisi.

LENSAKALTENG.com – PALANGKA RAYA – Polisi mengamankan pelaku DS (42) yang telah melakukan kekerasan serta pengancaman kepada korban JF (29), di Bengkel Las, Jalan Tumbang Talaken Km. 46 Kelurahan Sei Gohong, Kota Palangka Raya, Jum’at (20/01/2023).

“Kita telah menetapkan dan mengamankan seorang pria berinisial DS (42) sebagai tersangka kasus ancaman kekerasan dan perusakan,” ucap Kapolsek Bukit Batu, Ipda Iwan Kushadinoto, S.H. Minggu (22/1/2023).

Berdasarkan hasil pemeriksaan dan penyidikan, tersangka DS melakukan tindak pidana akibat tersulut emosi setelah terlibat cekcok bersama korban JF, saat keduanya sedang berada pada tempat bengkel tersebut pada hari Jumat lalu.

“Setelah terlibat cekcok, tersangka pun memukul korban dengan menggunakan tangan kosong dan korban pun berusaha untuk menghindarinya, yang kemudian segera dilerai oleh para pekerja pada bengkel las tersebut,” jelas Kapolsek

Meskipun telah dilerai oleh masyarakat setempat, tersangka yang masih dalam keadaan emosi malah mengambil sebatang besi dan kemudian memukulkannya ke arah korban, namun untungnya masih bisa dihindari oleh JF meskipun jari telunjuk sebelah kirinya terluka akibat insiden tersebut.

“Korban pun langsung lari ke pinggir jalan untuk mengamankan dirinya dari tersangka, yang kemudian DS pun melanjutkan tindakan perusakan terhadap sepeda motor yang dibawa oleh JF, yakni dengan memukul menggunakan besi pada bagian speedo meter hingga pecah,” beber Kapolsek.

Akibat mengalami insiden tersebut, korban pun merasa keberatan dan langsung melaporkannya kepada Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK) Polsek Bukit Batu, yang segera ditindaklanjuti oleh Kapolsek beserta para personelnya dengan melakukan tindakan kepolisian.

“Tersangka terancam melanggar Pasal 335 ayat 1 tentang Ancaman Kekerasan dan atau Pasal 406 Ayat 1 KUHP terkait Tindak Pidana Perusakan, dengan ancaman hukuman pidana paling lama 1 hingga 2 tahun 8 bulan penjara,” pungkas Kapolsek. (d0n/pm/*)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0
%d blogger menyukai ini: