LPTQ Kukuhkan Pengurus Kecamatan 2025–2029

Lensakalteng.com - Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kota Palangka Raya, Sahdin Hasan mengukuhkan 140 pengurus LPTQ tingkat kecam

Anggota DPRD Palangka Raya Dorong Perkembangan Pertanian dan Perikanan Serap Tenaga Kerja
Fairid-Umi Pasangan Parpol Perdana Daftar ke KPU
Temukan Perwali, Kejaksaan Nyatakan Berkas ARB lengkap

Lensakalteng.com – Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kota Palangka Raya, Sahdin Hasan mengukuhkan 140 pengurus LPTQ tingkat kecamatan se-Kota Palangka Raya masa bakti 2025–2029. Pengukuhan berlangsung di Ruang Rapat Peteng Karuhei II Kantor Wali Kota Palangka Raya, Jumat (25/7/2025).

Kegiatan ini dihadiri oleh Plt Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kota Palangka Raya mewakili Wali Kota Palangka Raya dan Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Palangka Raya.

Dalam sambutannya, Sahdin Hasan menyampaikan apresiasi kepada Wali Kota Palangka Raya dan seluruh unsur pimpinan daerah atas dukungan terhadap keberlangsungan LPTQ. Dukungan tersebut dinilai sangat penting dalam membina keimanan dan keilmuan masyarakat, khususnya dalam memahami dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an.

“Kami mengajak semua pihak untuk bersatu dalam menyebarkan pesan-pesan firman Allah SWT. Bukan hanya seni membaca Al-Qur’an yang ditingkatkan, tetapi menjadikannya dasar membangun keimanan dan ketakwaan masyarakat,” ucap Sahdin.

Ia juga menyoroti pentingnya peran Kantor Urusan Agama (KUA) di masing-masing kecamatan sebagai garda terdepan dalam pembinaan keagamaan. Menurutnya, kolaborasi antara KUA dan pemerintah daerah menjadi kunci dalam mewujudkan misi LPTQ untuk mencetak generasi Qur’ani di Kota Palangka Raya.

Senada dengan hal itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Palangka Raya, Muhidin Arifin menegaskan bahwa pengukuhan ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan amanah besar yang harus dijalankan oleh para pengurus yang dikukuhkan.

“Ini adalah tugas mulia para ustadz dan ustadzah untuk membina masyarakat, terutama generasi muda. Jangan hanya fokus pada kompetisi, tetapi bagaimana nilai-nilai Al-Qur’an menjadi pedoman hidup kita sehari-hari,” tutur Muhidin.

Ia juga mengingatkan bahwa tantangan ke depan semakin besar, sehingga sinergi antara pemerintah, lembaga keagamaan, dan masyarakat sangat dibutuhkan untuk menjaga keberlangsungan pembinaan keagamaan di tingkat akar rumput.

Melalui pengukuhan ini, diharapkan peran LPTQ di setiap kecamatan dapat semakin aktif dalam membina masyarakat, memperkuat pemahaman agama, serta mewujudkan masyarakat yang beriman, bertakwa, dan berkarakter Qur’ani. (Don/red/*)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS:
error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: