Niat Hendak Mandi, Subakir Ditemukan Dalam Keadaan Tak Bernyawa

Niat Hendak Mandi, Subakir Ditemukan Dalam Keadaan Tak Bernyawa

KAPUAS, LENSAKALTENG.COM - Niat hendak mandi namun malah kehilangan nyaw. Hal ini terjadi pada Subakir (29), warga Dusun Slempit Desa Kemlagi, Mojoker

Korem 102/Pjg Siapkan Batalyon Infanteri RAIDER Amankan Pilkada 2018
Dewan Barsel Tekankan Program Jampersal
Jaya-Efrensia Harapkan Pilkada Yang Berkualitas

KAPUAS, LENSAKALTENG.COM – Niat hendak mandi namun malah kehilangan nyaw. Hal ini terjadi pada Subakir (29), warga Dusun Slempit Desa Kemlagi, Mojokerto, Jatim ini ditemukan tak bernyawa di DAS Sei Hyang, Desa Batapah RT. 3 Kecamatan Timpah, Kabuaten Kapuas, Sabtu (24/03/2018) sekitar pukul 03.00 WIB.

“Kronologis kejadian, pada Kamis (22/03/2018) sekitar pukul 17.00 WIB korban Subakir yang bermaksud mandi menuju lanting Sei Hyang bersama saksi Dewi (19) dan Tika (35). Saat sementara mandi bersama dengan para saksi di lanting, korban mengajak saksi Tika berenang bersama namun ditolak secara halus, kemudian korban loncat ke dalam sungai sambil berenang dan berkata bahwa dirinya mampu menyelam ke dalam sungai,” ujar Kapolsek Timpah Iptu Syaifudin Zuhri.

Korban yang pada saat itu sedang menyelam ke dasar sungai tidak muncul lagi ke permukaan, setelah di tunggu sampai kurang lebih 30 menit dan korban pun tidak muncul-muncul ke permukaan. Akhirnya para saksi yakni Rika dan Dewi melaporkan kejadian tersebut pada Usup, mendengar laporan tersebut Usup dengan sejumlah warga berusaha mencari korban dengan berbagai cara sampai waktu malam hari, namun upaya pencarian tersebut sia-sia, korban tidak di temukan.

Pada hari ketiga setelah peristiwa itu terjadi, Korban Subakir akhirnya ditemukan warga dalam keadaan tak bernyawa sekitar 35 meter dari tempat korban menyelam pada Sabtu dini hari dan selanjutnya dievakuasi oleh masyarakat bersama anggota Polsek Timpah lalu di bawa ke Rumah Sakit dr. Doris Silvanus Palangka Raya untuk dilakukan visum.

“Hasil visum terhadap korban tidak ditemukan adanya tanda-tanda bekas kekerasan. Dan setelah dilakukan koordinasi dengan keluarga korban yang berada di pulau Jawa serta mengingat korban selama ini tinggal seorang diri di Desa Batapah, korban akhirnya dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum yang berada di  jalan Tjilik Riwut Km. 12 Palangka Raya,” ujar perwira dengan pangkat balok dua dipundak ini.(DNY)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0
error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: