PALANGKA RAYA, LENSAKALTENG.COM - Total perputaran uang di Kalimantan Tengah pada bulan April 2018 mengalami peningkatan. Total perputaran uang yang m
PALANGKA RAYA, LENSAKALTENG.COM – Total perputaran uang di Kalimantan Tengah pada bulan April 2018 mengalami peningkatan. Total perputaran uang yang melalui Kantor Perwakilan Bank Indonesia pada bulan April 2018 mencapai Rp1.310,32 Miliar atau meningkat sebesar 15,79% (mtm) dibandingkan dengan bulan sebelumnya.
Perputaran Uang Total Outflow pada bulan April 2018 tercatat sebesar Rp1.091,67 Miliar atau mengalami peningkatan sebesar 19,65% (mtm) dibandingkan posisi pada bulan sebelumnya. Dari total outflow di bulan April 2018, sebesar Rp714,71 Miliar digunakan untuk kegiatan kas titipan atau mencapai pangsa 65,45% dari total outflow peredaran uang.
Di sisi lain, total Inflow uang pada bulan April 2018 sebesar Rp 218,32 Miliar atau mengalami penurunan sebesar -0,29% (mtm) dibandingkan dengan posisi pada bulan sebelumnya.
Demikian diungkapkan, Kepala Tim Advisory dan Pengembangan Ekonomi, Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia Provinsi Kalteng, Setian, didampingi Kepala Unit Pengelolaan Uang Rupiah, A. Muttaqim, Manager Fungsi Koordinasi dan Komunikasi Kebijakan, Farid Tamsil pada acara penyampaian rilis bulanan Kpw. Bank Indonesia Provinsi Kalteng, Senin (7/5/2018).
Lebih jauh dikatakannya, turunnya uang masuk dan meningkatnya uang keluar dari KpwBI Prov. Kalimantan Tengah menyebabkan terjadinya net outflow sebesar Rp1,59 Triliun sepanjang tahun 2018.
Kondisi ini diperkirakan akan terus meningkat seiring dengan telah masuknya periode Ramadhan dan Idul Fitri 1439H serta mulai memasukinya masa PILKADA serentak di 11 kabupaten/kota.
Pada April 2018, Kalimantan Tengah berada pada kondisi net outflow sebesar Rp873,67 Miliar, sedangkan pada bulan Maret 2018 tercatat net outflow sebesar Rp693,71 Miliar. Kondisi net outflow yang meningkat ini memperlihatkan bahwa masyarakat Kalimantan Tengah memiliki kecenderungan melakukan spending yang terus meningkat, beber Setian.
Disamping itu, lanjutnya, jumlah Uang Tidak Layak Edar (UTLE) yang masuk ke KPw Provinsi Kalimantan Tengah pada bulan April 2018 tercatat meningkat sebesar 66,54% (mtm) dibandingkan bulan Maret 2018.
Temuan Uang Palsu Pada bulan April 2018, terdapat 5 bilyet uang palsu yang ditemukan di Kalimantan Tengah dengan pecahan nominal Rp100.000. Secara total sampai dengan bulan April 2018 telah ditemukan sebanyak 21 bilyet uang palsu dengan rincian 20 lembar nominal pecahan Rp100,000 dan 1 lembar nominal pecahan Rp50.000.
Secara rasio, uang palsu yang ditemukan di Kalimantan Tengah sebesar 6 bilyet dibandingkan 10 juta bilyet uang yang beredar. Jumlah ini masih jauh berada di bawah rata-rata nasional yang mencapai rasio 200 bilyet dibandingkan 10 juta bilyet uang yang beredar, terangnya.(Wan)

COMMENTS