DPRD Kota Palangka RayaHeadlinePalangka Raya

Pelatihan Pembuatan Kamaboko Secara Langsung Dibuka Wali Kota

FOTO: Walikota Palangka Raya Fairid Naparin didampingi Kepala Dinas Perikanan Kota Indriarti Ritadew beserta jajaran melakukan foto bersama, pada kegiatan Pelatihan Kamabako, di Aula Balai BP PAUD Dikmas Kalteng, Jalan Tjilik Riwut km. 5,5 Palangka Raya, Kamis (3/9/2020).

LENSAKALTENG.com,PALANGKA RAYA – Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin berkesempatan hadir untuk meresmikan secara langsung kegiatan pelatihan pembuatan kue berbahan dasar daging ikan (Kamaboko). Dimana kegiatan ini diprakarsai oleh Dinas Perikanan Kota Palangka Raya. Kegiatan terlaksana di Aula Balai BP PAUD Dikmas Kalteng, Jalan Tjilik Riwut Km. 5,5 Palangka Raya, Kamis (3/9/2020).

Dalam kesempatan tersebut, seusai memberikan sekaligus meresmikan pelatihan, Walikota Fairid Naparin juga berkesempatan menyerahkan secara simbolis peralatan usaha Kamabako kepada perwakilan peserta.

“Bismilliahhirahmannirahhim dengan ini saya serahkan satu unit gerobak dorong kepada bapak ibu sekalian, dan dapat digunakan sebagai sarana dan prasana bapak ibu sekalian dalam berwirausaha menjual produk hasil olahan ikannya,” Kata Fairid.

FOTO: Secara simbolis, Walikota Palangka Raya Fairid Naparin didampingi Kepala Dinas Perikanan Kota Indriarti Ritadewi menyerahkan peralatan usaha Kamabako kepada peserta, di Aula Balai BP PAUD Dikmas Kalteng, Jalan Tjilik Riwut km. 5,5 Palangka Raya, Kamis (3/9/2020).

Sementara di hari dan tempat yang sama, Kepala Dinas Perikanan Ir Indriarti Ritadewi, M.AB mengatakan, pelatihan pembuatan Kamaboko merupakan salah satu program dari Dinas Perikanan. Tema Kamaboko sendiri diambil dari salah satu menu makanan favorit di Negara Jepang yang berbahan dasar ikan.

Tujuan Dinas Perikanan mengangkat program dengan tema pelatihan Kamaboko yakni selain fokus untuk mengajak masyarakat gemar mengkonsumsi ikan sebagai peningkat imun, juga dapat membantu warga yang benar-benar ingin mencoba berwirausaha.

“Di tahap awal ini banyak masyarakat yang tertarik untuk mengikuti pelatihan. Mengingat kita juga tengah memperhatikan dan menjalankan protokol kesehatan, maka kami putuskan peserta untuk dibatasi yakni hanya 25 orang peserta,” Terang Indriarti.

Kegiatan pelatihan Kamaboko akan digelar selama dua hari kata Indriarti. Dimana hari pertama khusus untuk pembahasan teori dan praktek, dan untuk hari kedua para peserta akan dibagikan peralatan dan bahan-bahan baku pembuatan Kamabako.

Setelah mengikuti kegiatan sambungnya lagi, Dinas perikanan tidak hanya memberi teori dan praktek namun peralatan selama mengikuti pelatihan akan diberikan kepada para peserta. Hal ini sebagaimana keinginan wali kota dalam memfokuskan dan memulihkan recovery ekonomi masyarakat Kota Palangka Raya.

“Pemko terus berupaya membangkitkan geliat perekonomian masyarakat setelah terkena dampak wabah Covid-19. Dan semoga dengan terciptanya para pelaku usaha ini dapat membantu perputaran perekonomian Kota Palangka Raya,” Pintanya.

Selebihnya Indriarti menambahkan, apabila pelatihan pembuatan Kamaboko dapat berjalan sesuai harapan, tidak menutup kemungkinan kegiatan tahap II juga akan digelar dengan penambahan peserta dari pelaksanaan kegiatan sebelumnya.

“Bagi masyarakat yang berminat ingin mengikuti pelatihan agar dapat bersabar. Insya allah jika memungkinkan dan kegiatan ini sesuai dengan harapan, secepatnya akan kita adakan,” Tutupnya. (SG/YS)

 

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: