Frekuensi Penerbangan Udara Naik 10,00 persen

Frekuensi Penerbangan Udara Naik 10,00 persen

PALANGKA RAYA, LENSAKALTENG.COM - Frekuensi penerbangan pesawat udara mengalami kenaikan sebesar 10,00 persen, dari 2.050 kali penerbangan (Mei 2018)

Gubernur Siapkan Ruang Dialog Untuk Mahasiswa
Kalteng Bahas APBD Tahun 2022
Disdik Kalteng Perjuangkan Siswa Mendapatkan KIP

PALANGKA RAYA, LENSAKALTENG.COM – Frekuensi penerbangan pesawat udara mengalami kenaikan sebesar 10,00 persen, dari 2.050 kali penerbangan (Mei 2018) menjadi 2.255 kali penerbangan (Juni 2018). Bertambahnya frekuensi penerbangan diikuti oleh kenaikan jumlah penumpang (19,68 persen) dan volume layanan barang
(4,10 persen).

Kenaikan jumlah penumpang terjadi pada penumpang datang (30,20 persen) dan penumpang berangkat (10,75 persen). Sedangkan pada arus lalu lintas barang, kenaikan berasal dari volume bongkar barang (3,97 persen) dan muat barang (4,28 persen).

Dibandingkan periode yang sama tahun lalu, terjadi lonjakan kenaikan frekuensi penerbangan selama Januari – Juni 2018 (22,52 persen). Kenaikan tersebut diikuti oleh bertambahnya jumlah penumpang (25,09 persen) dan volume layanan barang (22,35 persen).

Demikian diungkapkan Kepala BPS Provinsi Kalteng, Hanif Yahya saat menggelar rilis berita resmi statistik, Rabu (1/8/2018)

Meningkatnya arus lalu lintas penumpang, lanjutnya, berasal dari penumpang datang (26,31 persen) dan penumpang berangkat (23,89 persen. Sementara itu, kenaikan arus lalu lintas barang dipengaruhi oleh bertambahnya layanan volume bongkar barang (22,75 persen) dan muat barang (21,69 persen).

Dari beberapa layanan pelabuhan udara yang beroperasi hingga Juni 2018, frekuensi arus lalu lintas penumpang masih didominasi oleh pelabuhan udara Tjilik Riwut mencapai 96.733 orang (51,59 persen) dari keseluruhan jumlah penumpang.

Tingkat preferensi penumpang yang juga masih cukup tinggi adalah melalui pelabuhan udara Iskandar Pangkalan Bun yakni 57.462 orang (30,65 persen), diikuti oleh H. Asan Sampit berjumlah 32.338 orang (17,25 persen), dan pelabuhan udara lainnya berjumlah 968 orang (0,36 persen).

Pada bulan yang sama, arus lalu lintas barang juga masih didominasi pelabuhan udara Tjilik Riwut mencapai 1.026 ton (51,84 persen), diikuti oleh Iskandar Pangkalan Bun berjumlah 605 ton (30,57 persen), H. Asan Sampit berjumlah 341 ton (17,23 persen), dan pelabuhan udara lainnya berjumlah 7,00 ton (0,36 persen). (wan)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0
error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: