HeadlineKotawaringin Barat

250 Yacther Internasional Berlayar Menuju Teluk Kumai

BERLABUH : Yacther internasional sudah bertambat di lepas pantai Kabupaten Baleleng-Bali, sebelum menuju ke Teluk Kumai

PALANGKA RAYA, LENSAKALTENG.COM – 250 Yacther Internasional sudah berlayar di perairan Indonesia sejak bulan Juni sampai November 2018 dalam misi ‘Wonderful Sail to Indonesia 2018’, telah menyinggahi sejumlah destinasi wisata di Indonesia.

Para Yacther Internasional ini pun akan singgah ke salah satu destinasi wisata ke Taman Nasional Tanjung Puting (TNTP) di Kumai Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) Provinsi Kalteng.

Ketua Tim Percepatan Pengembangan Wisata Bahari Kementerian Pariwisata, Dwisuryo Indroyono, dalam relisnya mengatakan, Wonderful Sail to Indonesia, mengatakan acara penyambutan di Kumai akan diadakan pada tanggal 8 – 11 Oktober 2018, dan para Yacther diharapkan tiba di teluk Kumai pada tanggal 7 Oktober 2018.

“Kumai menjadi satu-satunya Destinasi singgah di Kalimantan. Karena ada TN Tanjung Puting yang sudah mendunia,” tuturnya.

Kata Dwisuryo, dari 10 Bali Baru hanya Tanjung Puting yang memiliki alam dan satwa liar yang dilindungi.” Maka itu kita berharap agar TN Tanjung Puting dapat masuk dalam Destinasi Bali Baru ke -11,” ucapnya.

Terkait dengan kedatangan Yacther Internasional pada kegiatan Wonderful Sail to Indonesia, ke Kumai. Kepala Dinas dan Kebudayaan Pariwisata Provinsi Kalteng, Guntur Talajan mengatakan para travel agent di Kobar telah menyiapkan sejumlah paket wisata pilihan menarik.

Ketujuh paket wisata tersebut adalah Tanjung Harapan, Pondok Tangguo, Pesalat, Pondok Ambung, Camp Leakey, Sungai Buluh Besar, dan Sungai Arut serta Sungai Perlu.

“Nantinya pada Yacther akan diajak berkeliling dan bermalam dengan menggunakan kapal klotok. Untuk bisa menikmati paket wisata itu,” terangnya, Rabu (26/9/2018).

Guntur menambahkan, untuk pihak Taman Nasional Tanjung Puting telah menyediakan 127 guide selama Wonderful Sail to Indonesia 2018 di Kumai. Sehingga para wisatawan bisa menikmati alam indah dan budaya Kumai secara maksimal. (Wan)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: