HeadlineKalimantan Tengah

Ekonomi Kalteng Triwulan lII Tumbuh Positif, Tak Setinggi Triwulan II

PALANGKA RAYA, LENSAKALTENG.COM – Kinerja perekonomian Kalimantan Tengah pada triwulan II 2018 tumbuh lebih kuat dibandingkan dengan triwulan sebelumnya yang dipengaruhi oleh meningkatnya kinerja lapangan usaha perdagangan, pertanian, dan industri pengolahan.

Sementara itu, di sisi pengeluaran, perbaikan kinerja perekonomian didorong oleh peningkatan kinerja ekspor, konsumsi rumah tangga, dan konsumsi pemerintah.

Ekonomi Kalimantan Tengah triwulan lIl 2018 diperkirakan akan tetap tumbuh positif, namun tidak setinggi triwulan ll 2018 sejalan dengan normalisasi konsumsi rumah tangga pasca bulan Ramadhan dan hari raya Idul Fitri.

Sementara itu, di sisi penawaran lapangan usaha pertambangan diperkirakan akan mengalami perbaikan didorong oleh peningkatan permintaan negara mitra dagang utama.

Hal ini disampaikan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah, Wuryanto, pada acara Diseminasi Kajian Ekonomi dan Keuangan Regional (KEKR), Kamis (20/9/2018) di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah dengan tema “Perkembangan Ekonomi Kalimantan Tengah dan Pergerakan Nilai Tukar Rupiah Terkini”.

Pada diseminasi tersebut turut menjadi pembicara dari Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Palangka Raya, Dr. Miar, SE, M.Si, serta dihadiri oleh pemerintah provinsi dan kabupaten/kota, perbankan, asosiasi dunia usaha, akademisi, dan kalangan media.

Wuryanto menambahkan, adapun tekanan inflasi di Kalimantan Tengah triwulan ll 2018 lebih tinggi dibandingkan dengan triwulan I 2018 didorong oleh meningkatnya tekanan harga kelompok bahan makanan.

Peningkatan ini dampak dari naiknya harga daging ayam ras yang disebabkan gangguan produksi secara nasional. Pada triwulan Ill 2018, tekanan inflasi Kalimantan Tengah diperkirakan akan meningkat dampak dari adanya kebijakan kenaikan harga BBM Non Subsidi pada 1 Juli 2018 dan masih tingginya harga angkutan udara pada awal triwulan ll 2018.

Dari sisi stabilitas sistem keuangan, kinerja perbankan mengalami peningkatan pada triwulan ll 2 2018 dibandingkan dengan triwulan sebelumnya. Hal ini tercermin dari pertumbuhan total, aset perbankan di wilayah Kalimantan Tengah seiring dengan akselerasi pertumbuhan kredit kepada sektor korporasi.

Di sisi lain, penyaluran kredit kepada rumah tangga menunjukkan
Il 2018. Ketahanan perlambatan di tengah tingginya konsumsi rumah tangga selama triwulan l perbankan di wilayah Kalimantan Tengah terjaga di level yang baik meskipun kredit bermasalah.

Pertumbuhan ekonomi Kalimantan Tengah pada tahun 2018 diprakirakan akan berada di kisaran 5,50% hingga 5,90%yoy). Pertumbuhan ekonomi diproyeksikan akan ditopang oleh
menguatnya permintaan domestik dan perbaikan kinerja investasi. Sedangkan Inflasi Kalimantan Tengah di tahun 2018 diprakirakan akan berada pada rentang 3,15% hingga 3,55%(yoy) dengan kecenderungan menuju batas atas.

Tekanan inflasi 2018 diprakirakan akan dipengaruhi oleh naiknya inflasi kelompok bahan makanan dan kelompok makanan jadi, minuman, rokok, tembakau. (Wan)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: