Gunung Mas

Pembenahan RSUD Kuala Kurun Telan Dana Rp19 Miliar

Gunung Mas, LensaKalteng.Com –
Pemkab Kabupaten Gunung Mas dalam waktu dekat akan membenahi dan memperluas bangunan BLUD Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kuala Kurun.

Bupati Gunung Mas Arton S Dohong bersama pihak terkait meninjau lokasi rencana memperluas bangunan BLUD Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kuala Kurun tersebut, Rabu (26/9/2018).

Bupati Gunung Mas, Arton S Dohong disela peninjauannya, mengatakan
Dengan menggunakan dana bantuan pihak ketiga dan APBD Tahun 2019, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunung Mas (Gumas) pihaknya akan membenahi Badan Layanan Usaha Daerah (BLUD) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kuala Kurun, sesuai dengan standar Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia.

Pemkab bersama seluruh komponen RSUD Kuala Kurun telah sepakat untuk berkomitmen membenahi sarana dan prasarana yang ada, serta menambah bangunan untuk ruang rawat inap.

“Mudah-mudahan pembangunannya mulai bisa mulai dilakukan akhir tahun 2018 mendatang,” ucap Bupati sambil melihat kondisi BLUD RSUD Kuala Kurun.

Bupati menambahkan, RSUD Kuala Kurun sekarang ini sudah naik menjadi tipe C. Dengan demikian, tentunya harus ditunjang dengan tuntutan tugas tanggung jawab dan kewajiban, dalam memenuhi syarat-syarat yang harus dipenuhi oleh rumah sakit untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Menurutnya, kenaikan tipe tersebut, tentunya harus dibarengi dengan peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat kita.

Berdasarkan peninjauan yang dilakukan, memang banyak yang perlu dibenahi, seperti saluran drainase, pembenahan selasar rumah sakit, dan penambahan ruangan rawat inap untuk pasien. Apa yang dilihat pun sesuai dengan yang dikeluhkan oleh pihak RSUD, ujarnya prihatin.

Oleh sebab itu, pihaknya meminta kepada RSUD untuk bekerja bersama-sama. Sampaikan semua persoalan, sehingga nanti akan kita bahas satu per satu, mana yang menjadi prioritas untuk ditangani tahun 2019, mendatang.

“Dalam rencana pembenahan RSUD tersebut, awalnya berdasarkan luasan, jenis, dan tipe peralatan, dibutuhkan anggaran kurang lebih Rp 24 miliar. Namun setelah melihat kesulitan yang dihadapi pihak ketiga swasta, maka rancangannya pun diubah, sehingga diperkirakan menelan dana sebesar Rp 19 Miliar lebih,” tutur Bupati.

Ia menambahkan, pihaknya berharap rancangan yang sudah diubah ini sudah final dan tidak berubah lagi, sehingga pada akhir 2018 sudah bisa segera dibangun. Pada tahun 2019 juga nanti, ada dana dari APBD untuk pembenahan RSUD tersebut.(wan)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: