Pentingnya Percepatan Pelaksanaan Kesetaraan Gender di Daerah

Pentingnya Percepatan Pelaksanaan Kesetaraan Gender di Daerah

KUALA KURUN, LENSAKALTENG.COM – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Gunung Mas menggelar Pelatihan Perencanaan dan

Optimalisasi Tugas dan Fungsi Polri Dalam Rangka Tingkatkan Pelayanan Kepada Masyarakat.
Wabup Hadiri Rakor Antisipasi Karhutla
Pemkab Gelar Pesta Hiburan Rakyat, Pentas Seni dan Budaya

KUALA KURUN, LENSAKALTENG.COM – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Gunung Mas menggelar Pelatihan Perencanaan dan Penganggaran Responsif Gender (PPRG) bagi focal point perangkat daerah tahun 2018 di GPU Tampung Penyang, Selasa (2/10/2018).

Pelatihan tersebut diikuti oleh 30 peserta dari berbagai kalangan.

Dalam sambutanya, Sekretaris Daerah (Sekda) Gumas Yansiterson, mengatakan tujuan pelatihan yang digelar supaya dapat membuka wawasan semua pihak untuk lebih memahami arti pentingnya percepatan pelaksanaan kesetaraan gender di daerah, sehingga dapat segera tercapai.

Ia pun berharap kesetaraan gender akan selalu dikedepankan dalam mengambil setiap kebijakan dan rencana pelaksanaan pembangunan sesuai dengan salah satu komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gumas untuk mencapai keberhasilan pembangunan.

”Berbagai upaya telah dan sedang kita lakukan dalam membangun kesadaran gender dan meningkatkan keadilan gender di kalangan aparat pemerintah maupun swasta. Salah satunya dengan pelaksanaan pelatihan ini,” ujarnya.

Ia pun menjelaskan perkembangan paradigma pembangunan gender lebih ditekankan pada strategi yang dibangun, untuk mengintegrasikan gender menjadi satu dimensi integral dalam merencanakan, menganggarkan, melaksanakan, memantau, serta mengevaluasi berbagai kebijakan, program dan kegiatan pembangunan

Kemudian, Kepala DP3A Kabupaten Gumas, Rumbun mengatakan tujuan pelatihan untuk memahami konsep serta tujuan perencanaan dan penganggaran responsif gender, memahami kategori anggaran responsif gender, menganalisis dengan menggunakan metode Gender Analysis Pathway (GAP), dan menyusun dokumen Gender Budget Statement (GBS).

“Besar harapan saya supaya keadilan dan kesetaraan gender dapat segera terwujud sehingga tercapai pembangunan yang meningkat dan bersinar di Gunung Mas” ucap Rumbun.(Wan)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0
error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: