DPRD Gunung MasGunung Mas

Verifikasi dan Validasi Basis Data Terpadu Libatkan Tenaga TKSK dan PSM

Kuala kurun,LENSAKALTENG.COM – Kecamatan Manuhing menggelar kegiatan Sosialisasi Verifikasi dan Validasi Basis Data Terpadu (BDT) Dinas Sosial Kabupaten Gunung Mas Tahun 2018, Jumat (05/10/2018).

Kegiatan yang dibuka oleh Camat Manuhing, Sugiarto, SE ini, melibatkan Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) dan 13 Orang Petugas Pekerja Sosial Masyarakat (PSM), Lurah dan Kades se-Kecamatan Manuhing Kabupaten Gunung Mas.

Sosialisasi ini juga dihadiri Sekretaris Dinas Sosial, Naftali, ST dan Kabid Penanganan Fakir Miskin, Kaban, SE.

Camat Manuhing, Sugiarto,SE mengatakan, tujuan dari kegiatan sosialisasi Basis Data Terpadu (BDT) ini adalah untuk kita sama-sama memecahkan permasalahan yang ada, sehingga rasa keadilan di tengah masyarakat khususnya di Kecamatan Manuhing terpenuhi dan tidak ada lagi kecemburuan sosial.

“Baik itu penerima Beras Sejahtera (Rastra) dan beberapa program yang lainnya seperti batuan Kartu Indonesia Sehat (KIS), Kartu Indonesia Pintar (KIP) dan Penerima PKH, tidak ada lagi kesenjangan maupun kecemburuan sosial” ungkapnya.

Sementara, Sekretaris Dinas Sosial Naftali menambahkan, banyak program dinas sosial yang berhubungan dengan Basis Data Terpadu (BDT) baik itu KIP, KIS, PKH dan juga Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ).

Bagi orang dengan gangguan jiwa, Dinas Sosial akan membantu untuk mengurus Jamkesdanya, membantu biaya pengobatan, dan bagi masyarakat yang mengalami Tuna Netra (TN), Tuna Daksa (TD) kami ada berikan bantuan berupa alat bantu baik itu kursi roda, tongkat dan lainnya, ucapnya.

Kabid Penanganan Fakir Miskin, Kaban, SE menambahkan untuk TKSK dan PSM agar segera menyampaikan Basis Data Terpadu untuk segera di input dan dikirim ke Pemerintah Pusat untuk difinalisasi agar adanya perubahan data keluarga penerima manfaat (KPM), harapnya. (Wan/Srn)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: