LENSAKALTENG.com,PALANGKA RAYA-BPBD Kota Palangka Raya, pada Kamis (5/9/2019) menerima kunjungan tim Monitoring Evaluasi Satgas Karhutla Pusat yakni d
LENSAKALTENG.com,PALANGKA RAYA-BPBD Kota Palangka Raya, pada Kamis (5/9/2019) menerima kunjungan tim Monitoring Evaluasi Satgas Karhutla Pusat yakni dari BNPB.
“Kota Palangka Raya menjadi tujuan kunjungan, karena berdasarkan informasi kondisi karhutla di Kota Palangka Raya cukup parah,”ungkap Plt Kepala badan penagggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangka Raya Supriyanto, usai kunjungan.
Secara khusus lanjut Supriyanto, kunjungan tersebut juga untuk memonitoring terkait dengan penanganan karhutla oleh pemerintah Provinsi Kalteng, sehingga dikucurkannya anggaran APBN melalui BPBD untuk penanganan karhutla itu dilaksanakan atau tidak, terutama di Kota Palangka Raya.
“Terkait dengan penanganan karhutla sendiri, BPBD Kota Palangka Raya mendapatkan anggaran tidak terduga, berkisar RP 2,8 Milyar. Namun untuk anggaran yang sudah kita gunakan untuk penanganan Karhutla ada sekitar RP 2,3 Milyar,”beber Supriyanto.
Anggaran RP 2,8 Milyar itu sendiri lanjut dia, merupakan anggaran yang dibahas pada BTT beberapa waktu lalu dan akhirnya sudah disetujui.
“Namun begitu, tidak semua anggaran dari RP 2,8 itu kita gunakan, karena ada beberapa kegiatan yang tidak memungkinkan dikeluarkannya anggaran dan juga adanya penghematan yang kita lakukan juga,”terangnya.
Untuk saat ini tambah Supriyanto, BPBD Kota Palangka Raya tinggal membuat pertanggungjawaban terkait dengan kucuran bantuan anggaran dari APBN untuk penanganan Karhutla sebesar RP 2,8 Milyar itu.
“Tadi sudah kita jelaskan mekanisme pembentukan pos dilapangan, sistem kerja anggota di pemadaman karhutla itu seperti apa, serta penggunaan anggaran itui sendiri kepada tim monitoring satgas pusat yang datang tadi,”tutupnya.VD

COMMENTS