Daya Serap belajar Siswa berkurang, PTM akan diberlakukan

LENSAKALTENG.com - Palangkaraya - Diterapkannya PPKM selama beberapa bulan belakangan menjadi angka tercepat penurunan terkonfirmasi Covid-19 , In

Dua Kelompok Organisasi Kemahasiswaan Sambangi DPRD Kalteng
Sugianto Sabran Kucurkan Bantuan Masker ke Murung Raya
Legislator Ini Ingatkan ASN Tidak Berpolitik

FOTO : KETERANGAN : FOTO Anggota Komisi III DPRD Kalteng, Kuwu Senilawati.

LENSAKALTENG.com – Palangkaraya – Diterapkannya PPKM selama beberapa bulan belakangan menjadi angka tercepat penurunan terkonfirmasi Covid-19 , Ini menjadi kondisi yang cukup mendukung bagi aktivitas masyarakat termasuk bagi dunia ekonomi, sosial, pemerintahan hingga pendidikan. Bahkan yang terakhir, dunia pendidikan akan dibuka kembali dengan sistem (PTM) Pembelajaran Tatap Muka.

Kuwu Senilawati salah satu Anggota DPRD Komisi III saat di sambangi mengungkapkan bahwa selama dua tahun terakhir Anak anak belajar dari rumah dan hasilnya ada penurunan kemampuan dan pemikiran, yang mana anak anak belajar melalui fasilitas virtual hanya mampu menyerap 80 parsen hasil pembelajaran yang di berikan oleh pihak sekolah dan Ini menjadi keprihatinan bagi kalangan anggota dewan lainnya.

Untuk itu jika nanti Pembelajaran Tatap Muka dibuka kembali, Kuwu menyebut, kesiapan infrastruktur termasuk penyediaan masker, tempat cuci tangan dan hand sanitizer harus tersedia. Selain itu juga kalangan guru dan anak anak harusnya juga sudah melakukan vaksinasi sehingga merasa lebih aman.

BACA JUGA : KETUA DPRD KOTA PALANGKA RAYA APRESIASI KESEMBUHAN PASIEN PENDERITA COVID 19

“Walaupun PTM tidak akan berjalan normal dan penuh seperti dulu, namun setidaknya 50 persen materi dan jam belajar bisa dimaksimalkan di sekolah,” ujar kuwu, Selasa (21/09/2021).

Sementara itu, ditempat terpisah anggota Komisi III DPRD Kalteng lainnya, Natalia, setuju jika
Pembelajaran Tatap Muka dibuka kembali. Ia menyebut pembelajaran secara daring selama ini tidak maksimal. Selain itu, dalam sistem daring, guru dan wali kelas tidak bisa memantau dan mengawasi langsung jalannya pembelajaran. Sehingga perilaku anak di rumah tidak bisa dipantau dan diarahkan dengan baik.

“Protokol kesehatan harus diperhatikan dengan seksama agar PTM berjalan lancar dan terjamin kesehatan”, tambahnya.

Trend melandainya covid 19 memang perlu disambut baik namun di satu sisi jangan membuat masyarakat terlena. Namun demikian, kegiatan persekolahan yang akan dibuka kembali ini menuntut kalangan orang tua, guru dan lingkungan terus memperhatikan protokol kesehatan.

Penulis    : Maradona

Redaktur : Sastriono

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0
%d blogger menyukai ini: