Polisi Ungkap Pelaku Pencabulan Anak di Bawah Umur

LENSAKALTENG.com - PALANGKA RAYA - Kapolresta Palangka Raya, Polda Kalteng Kombes Pol. Budi Santosa, S.I.K., M.H., menggelar konferensi pers kasus

Diduga Keracunan Makanan Pesta Pernikahan, Puluhan Warga Muntah-Muntah
Polres Gumas Ringkus Tiga Terduga Pengedar Sabu
Usulkan Semua Warga Terdampak Covid-19 Terima Bantuan

FOTO : Pelaku Pencabulan (baju orange) saat dihadirkan jumpa pers, di Mapolresta Palangka Raya, Selasa (26/07/2022).

LENSAKALTENG.com – PALANGKA RAYA – Kapolresta Palangka Raya, Polda Kalteng Kombes Pol. Budi Santosa, S.I.K., M.H., menggelar konferensi pers kasus pencabulan di ruang lobi Mapolresta, Kota Palangka Raya, Selasa (26/07/2022).

“Adapun kasus pencabulan yang dilakukan pelaku pria paruh baya (53) tahun ini terjadi pada periode bulan April sampai dengan bulan Juli tahun 2022,” katanya yang didampingi Wakapolresta AKBP Andiyatna SIK MH dan Kasatreskrim Kompol Ronny Mathius Nababan.

“Untuk jumlah korban sendiri setidaknya ada tiga orang anak dibawah umur dengan usia sama (9) tahun,” urainya.

Diterangkannya, jika pelaku bisa melancarkan aksinya bermula dari mengajak korban yang sedang belajar mengaji.

“Dengan alasan minta tolong, pelaku mengajak korban ke gudang belakang langgar, dan ditempat ini lah pelaku melakukan aksi tidak terpujinya kepada korban, tidak hanya itu, pelaku juga melakukan perbuatannya dengan mengajak satu korban ke salah satu Langgar di dalam WC untuk mengulangi tindak pencabulan,” terangnya.

Ditambahkannya, pada kedua korban pelaku mengulangi aksi pencabulannya dan setelah itu pelaku memberikan uang dengan jumlah bervariasi yaitu senilai Rp. 50 ribu, 100 ribu dan Rp 24 ribu.

Pada kasus ini terduga pelaku akan dijerat dengan pasal 82 Undang-Undang RI nomor 35 tahun 2014 tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti Undang-Undang nomor 1 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas Undang- Undang nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak. Pasal 64 KUHPidana yaitu perbuatan berlanjut dan ancaman hukumannya yaitu paling lama 15 tahun pidana penjara dan denda paling banyal Rp. 5 Miliar. (d0n)

Sumber : Humaspolresta.

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0
%d blogger menyukai ini: