Polisi Beberkan Motif Pelaku Asusila Terhadap Anak

LENSAKALTENG.com - PALANGKA RAYA – Pemuda 19 tahun kini harus mempertanggungjawabkan perbuatannya yang diduga telah melakukan tindakan asusila dan

Oktober 2018 RSUD Palangka Raya Diharap Fungsional
Terkait HKN ke 57 Tahun, Ini Pesan Umi Mastikah
Pemerintah Kabupaten/Kota dan Pengusaha Wajib Jaga Arealnya dari Karhutla

FOTO : Polisi saat menggelar press release terkait tindak pidana pencabulan terhadap anak dibawah umur.

LENSAKALTENG.com – PALANGKA RAYA – Pemuda 19 tahun kini harus mempertanggungjawabkan perbuatannya yang diduga telah melakukan tindakan asusila dan tindak pidana pencabulan terhadap anak di bawah umur.

Hal tersebut disampaikan oleh Kasat Reskrim, Kompol Ronny M. Nababan, S.E., S.H., S.I.K. dengan didampingi Ps. Kasubnit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) saat menggelar press release di Mapolresta, Kota Palangka Raya, Kamis (15/08/2022).

“Saat ini kami telah menetapkan seorang pemuda sebagai pelaku dugaan tindak pidana pencabulan terhadap anak dibawah umur,” ucap Kasat Reskrim.

Dirinya memaparkan, aksi bejat pelaku tersebut diketahui dilakukannya terhadap seorang anak perempuan berusia sekitar 8 tahun, pada hari sabtu (3/9/2022) silam.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan yang telah dilakukan, diduga pelaku ini mencabuli korban pada suatu tempat atau rumah di wilayah Kota Palangka Raya pada hari itu sekitar pukul 10.30 WIB,” paparnya.

Setelah menerima perlakukan tak senonoh dari pelaku, korban tersebut melaporkan kepada orang tuanya, yang mana kemudian orang tuanya pun melaporkan dugaan tindak pidana pencabulan kepada Unit PPA Satreskrim Polresta Palangka Raya.

“Setelah cukup bukti pemuda ini pun segera kami amankan ketika berada di TKP tersebut, begitu pula dengan beberapa barang bukti yang dapat kami temukan,” terang Ronny.

Dirinya menegaskan, Pelaku pun kini harus mendekam di ruang tahanan Mapolresta untuk menjalani penyidikan dan proses hukum yang berlaku.

“Pelaku terancam dikenakan Pasal 82 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak, dengan ancaman Hukuman Pidana paling lama 15 tahun penjara,” pungkasnya. (d0n/plrs))

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0
%d blogger menyukai ini: