Seminar Sehari Fordayak Resmi Digelar

LENSAKALTENG.com - PALANGKA RAYA - Gubernur Kalimantan Tengah, H. Sugianto Sabran melalui Staf Ahli Bidang Ekonomi Keuangan dan Pembangunan, Yuas

Pabrik Arak Skala Besar Diungkap Polda Kalteng
Ini Alasan 53 Tenaga Medis Jalani Rapid Test Covid-19 di Bartim
Pemkab Katingan Bakal Bangun Median Jalan

FOTO : Staf Ahli Bidang Ekonomi Keuangan dan Pembangunan Provinsi Kalimantan Tengah, Yuas Elko saat sesi foto bersama.

LENSAKALTENG.com – PALANGKA RAYA – Gubernur Kalimantan Tengah, H. Sugianto Sabran melalui Staf Ahli Bidang Ekonomi Keuangan dan Pembangunan, Yuas Elko secara resmi membuka Seminar Sehari Forum Pemuda Dayak (Fordayak) di Hotel Ballroom Best Westrem Batang Garing, Kota Palangka Raya, Senin (12/09/2022).

Seminar tersebut membahas tentang pentingnya regulasi dan edukasi sistem kemanfaatan tepat guna dan berkelanjutan dalam pemberian tali asih ladang atau kebun masyarakat di kawasan IPPKH dan HGU.

Dalam sambutannya, Yuas mengatakan sangat mendukung atau menyambut baik atas kegiatan tersebut, mengingat Pemerintah Daerah dan Lembaga Adat termasuk stekholder dapat bersatu dalam penyelesaian suatu komplik di wilayahnya.

“Tentunya kita ingin bersatu, mengingat banyak sekali konflik seperti pertambangan, perkebunan hingga kehutanan,” ucap Yuas.

Yuas juga menjelaskan, bahwa luas Kalimantan Tengah adalah terbesar di seluruh indonesia, dan memiliki sumber daya alam yang sangat berlimpah.

“Kalteng ini sangat luas, Ini sangat baik sakali, karena akan menjadi investasi kedepannya sehingga bisa memberikan manfaat bagi semua masyarakat yang ada di Kalimantan Tengah,” tuturnya.

Yuas berharap seminar ini bisa jadi perhatian semua pemangku kepentingan untuk dapat melakukan identifikasi kendala dan akar permasalahan dalam suatu konflik yang ada di Kalimantan Tengah.

“Sangat berharap sekali apabila ada permasalahan atau konflik bisa diselesaikan dengan baik, sehingga bisa mempercepat pertumbuhan perekonomian kita bersama,” pinta Yuas.

Disela kegiatan, Ketua Umum Fordayak, Bambang Irawan, S.STPi melalui Ketua DPD Fordayak Barito Utara, Leny Saujana Habibie menuturkan bahwa tujuan seminar tersebut untuk mendorong adanya peraturan daerah (Perda) yang mengatur tentang penyelesaian masalah konflik.

“Selain Perda, kita juga mendorong terbitnya Peraturan Dewan Adat Dayak (Perdad) yang mengatur tentang penyelesaian masalah konflik,” tutur Leny.

Ketua DPD Fordayak Barito Utara, Leny Saujana Habibie saat di wawancarai awak media.

Leny juga menjelaskan bahwa perlu kerjasama seperti Lembaga Adat sebagai perwakilan masyarakat, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) sebagai tempat menyampaikan aspirasi.

“Bukan hanya itu, perlu kerjasama dari pemprov sebagai orang mempunyai peto untuk membuat regulasi, dan tentu saja yang paling penting yakni dari pihak penegak hukum yaitu Polri karena segala bentuk perijinan itu adalah objek vital negara yang harus dijaga sesuai dengan peraturan menteri ESDM yang baru, dan disisi lain mereka harus bisa melindungi serta menjaga hak-hak masyarakat juga,” pungkas Leny.

Dia juga berharap dengan adanya seminar ini bisa memberikan sumbangsih kepada masyarakat atau kaum pemuda yang memiliki intelktual, terlebih supaya cepat diterbitkan Perda serta diterbitkan sebuah regulasi. (d0n)

 

 

 

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0
%d blogger menyukai ini: