Warga Serbu GPM Palangka Raya

Lensakalteng.com - Warga Kota Palangka Raya antusias menghadiri Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar di halaman Gedung Palampang Tarung Kantor

Momentum Isra Mi’raj Memperkuat Kerukunan dan Persatuan
ESDM Siap Jalankan Arahan Gubernur Kalteng
Tambun Bungai 2025 Gaungkan Budaya & Ekonomi

Lensakalteng.com – Warga Kota Palangka Raya antusias menghadiri Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar di halaman Gedung Palampang Tarung Kantor Wali Kota Palangka Raya, Selasa (15/7/2025).

Sejak pagi, masyarakat sudah memadati area lokasi untuk mendapatkan berbagai bahan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.

Kehadiran GPM ini disambut hangat karena dinilai sangat membantu warga, khususnya di tengah fluktuasi harga bahan pangan di pasaran. Beberapa warga bahkan rela antre cukup lama demi mendapatkan beras bersubsidi dan ikan segar yang menjadi komoditas favorit pada hari pertama pelaksanaan GPM yang direncanakan berlangsung empat hari.

Sejumlah komoditas seperti beras bersubsidi dan ikan segar langsung diserbu pembeli dan habis terjual hanya dalam singkat.

Siti Ramlah (52), warga Kelurahan Bukit Tunggal mengaku senang dengan adanya kegiatan ini karena bisa berbelanja lebih hemat dengan harga barang yang ditawarkan lebih murah dari harga pasaran.

“Saya senang sekali ada Gerakan Pangan Murah ini karena harga kebutuhan pokok yang ditawarkan cukup murah dari harga pasaran,” ujarnya.

Para pedagang pun mengaku kewalahan melayani antusias pembeli. Stok ikan segar dan beras SPHP bersubsidi cepat habis dalam waktu singkat karena permintaan warga yang membludak. Hal ini menunjukkan bahwa Gerakan Pangan Murah benar-benar dinantikan masyarakat.

Sementara itu Kepala Bidang Ketahanan Pangan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Palangka Raya, Yusianto mengajak seluruh warga yang belum sempat datang di hari pertama untuk turut meramaikan Gerakan Pangan Murah yang akan berlangsung hingga 18 Juli 2025 mendatang.

“Masyarakat yang belum sempat datang di hari pertama jangan khawatir karena pelaksanaan GPM ini akan berlangsung hingga 18 Juli 2025,” jelas Yusianto.

Yusianto juga berharap melalui pelaksanaan GPM ini, kebutuhan pangan masyarakat, khususnya warga kurang mampu, dapat terpenuhi dengan harga yang terjangkau.

“Kami berharap GPM dapat membantu warga, terutama keluarga kurang mampu, agar bisa mendapatkan bahan pokok berkualitas tanpa harus terbebani harga tinggi,” pungkasnya.

Adapun GPM ini menyediakan berbagai kebutuhan pokok seperti beras SPHP, gula pasir, telur ayam ras, minyak goreng, bawang merah, bawang putih, aneka sayuran, serta ikan patin dan ikan nila segar. Khusus untuk beras bersubsidi, pembelian dibatasi maksimal 10 kilogram per kepala keluarga agar distribusi lebih merata. (Don/red/*)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS:
error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: