LENSA KALTENG,PALANGKA RAYA- Wakil Wali Kota Palangka Raya Mofit Saptono Subagio mendorong para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di kot
LENSA KALTENG,PALANGKA RAYA-
Wakil Wali Kota Palangka Raya Mofit Saptono Subagio mendorong para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di kota setempat agar dapat berinovasi dan berkreasi dalam pengembangan produk usahanya
“Agar usaha UMKM di Kota Palangka Raya ini bisa lebih maju dan berkembang, maka perlu adanya kekuatan inovasi dan kreasi. Kalau saat ini bisa dikatakan masih belum optimal dan masih kalah dalam hal inovasi ketika menyajikan produk usaha yang dihasilkan,”ungkapnya, Rabu (7/2) di Palangka Raya.
Sebenarnya lanjut Mofit, para pelaku UMKM di Palangka Raya memiliki kemampuan dan tidak kalah dengan produk UMKM dari luar. Hanya saja, lemahnya pada sisi penyajian. Semisalnya kemasan serta kreasi.
“Ya, kalau rasa bisa diadu, kalau kehigienisan bisa dicoba dan kalau kebersihan bisa diacungi jempol. Hanya belum optimal dalam hal menyajikan yang dapat membuat konsumen tertarik,”cetusnya.
Selain itu Mofit menilai, UMKM di Palangka Raya juga masih ketinggalan dalam membuat terobosan yang terlahir dari inovasi. Sebab itulah UMKM harus memiliki kemandirian dalam berinovasi maupun berkreasi, sehingga produk yang dihasilka bisa lebih baik dan meningkat.
Contohnya kata dia, memadukan hasil produk makanan tradisional dengan gaya modern atau hal lainnya. Sedangkan yang ada saat, produk yang dihasilkan UMKM asal memiliki prinsif bahwa makan itu untuk kenyang tetapi tidak makan untuk mengetahui rasa makanan.
“Inovasi itu tergantung dari para pelaku usaha dan barang atau makanan yang disajikan. Langkah itu bisa saja diambil dari pengalaman berdagang maka menemukan menu-menu baru yang disuka masyarkat. Baik itu dari segi rasa maupun bentuk penyajian. Pengalaman dan keinginan untuk lebih baik dengan menu-menu andalan, itu yang harus dipegang,” tambahnya lagi.
Tak kalah penting lanjut Mofit, produk makanan dari UMKM juga harus bisa memberikan rasa sehat dan tidak menimbulkan masalah ditubuh. Selain itu produk makanan juga dipikirkan terkait harga dan cara penyajian. Memanng terlepas dari itu semua, ada geliat UMKM di Palangka Raya bisa lebih baik dan terus berkembang dari waktu ke waktu. Asalkan semua diperhatikan. Mulai dari harga, rasa maupun penyajiannya semuanya harus meningkat.
“Tampilan atau penampilan juga diperhatikan, termasuk ketika UMKM menjajakan produk usahanya keluar. Sebutsaja ketika menyajikannya pakai celana pendek dan kaos oblong, ya jelas selera makan orang menjadi berkurang. Intinya bersikap profesional dan berkelas,”tutupnya.hok
COMMENTS