DPRD Kota Palangka RayaPalangka Raya

Dewan Rekomendasikan Point Penting Kepada Pemko

PALANGKA RAYA, LENSAKALTENG.COM – DPRD Kota Palangka Raya kembali melaksanakan Rapat Paripurna Istimewa Penyampaian Rekomendasi DPRD terhadap Laporan Pertanggung Jawaban (LKPJ) akhir masa jabatan Walikota tahun 2013-2018, di ruang rapat Paripurna DPRD setempat, Jumat (21/9/2018).

Rapat Paripurna Istimewa tersebut, dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Ida Ayu Nia Anggraini. Dalam pidatonya, Ida Ayu menyatakan bahwa LKPJ telah selesai dibahas dan dievaluasi oleh DPRD. Untuk menyikapi pembahasan LKPJ, tiap komisi di DPRD sudah turun kelapangan untuk melihat hasil pembangunan yang kemudian dilanjutkan dengan rapat dengar pendapat (RDP) bersama dengan mitra kerja di pemerintah kota (Pemko).

“Saya mengharapkan, rekomendasi ini mampu menjadi landasan rancangan pembangunan, kebijakan umum, program kewilayahan, dan rencana kerja pemerintahan selanjutnya. Dewan turut apresiasi atas kerja walikota selama 5 tahun ini dalam membangun Palangka Raya,” ungkap Ida Ayu.

Sementara itu juru bicara tim pelapor DPRD, Diu Husaini membacakan hasil rekomendasi DPRD kepada Pemko terkait LKPJ akhir masa jabatan Walikota HM Riban Satia dan Wakilnya Mofir Saptono.

Ada beberapa poin yang menjadi catatan serta rekomendasi Dewan kepada pemerintah, seperti peningkatan sarana dan prasarana pendidikan, peningkatan kualifikasi guru tetap dan honorer, serta penganggaran untuk gajih guru tidak tetap diruang lingkup pemko.

“Sama halnya seperti sektor jasa dan pariwisata yang menjadi salah satu visi misi pemerintah. Kita rekomendasikan agar kedepannya ada peningkatan kesadaran masyarakat akan pentingnya pengembangan pariwisata demi memajukan sektor perekonomian masyarakat dan kesejahteraan rakyat. Juga media promosi harus lebih diperluas,” ujar Diu dalam paparannya.

Selain itu, perlu diperhatikan oleh pemerintah kedepannya adalah mengenai rasionalisasi target pendapatan daerah yang dibebankan kepada seluruh SOPD melalui program pemerintah yang ada.

Sebab dengan terlampau tingginya target, sedangkan kondisi dilapangan nyatanya bertolak belakang, justru akan membebani pemerintah sehingga tidak fokus dan target tidak tercapai.

“Penting kiranya agar target pendapatan bisa disesuaikan dengan kondisi lapangan dan kemampuan tiap SOPD. Semua itu agar tiap SOPD bisa lebih fokus dalam meningkatkan kinerja demi meraih target pendapatan dan serapan anggaran yang lebih maksimal,” tutur Diu.

Sementara itu Wakil Walikota, Mofit Saptono dalam sambutannya mengucapkan terima kasih atas dibukanya kerja sama antara Eksekutif dan Legiislatif selama masa kepemimpinan pihaknya.

Ia berharap seluruh masukan dan rekomendasi serta catatan dari DPRD bisa menjadi masukan yang konstruktif untuk meningkatkan pembangunan dan kinerja pemerintahan selanjutnya.

“SOPD juga kami harapkan bisa memperhatikan seluruh rekomendasi yang disampaikan, demi terciptanya harmonisasi dalam pembangunan. Tak lupa saya sampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kerja sama selama ini,” tutup Mofit. (Wan)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: