HeadlinePalangka Raya

15 Hektare Lahan Disiapkan Untuk Bawang Merah

PALANGKA RAYA, LENSAKALTENG. COM-Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Palangka Raya, Harry Maihadi melalui Kabid Tanaman Pangan Hortikultura Rika Ernaningsi mengatakan, pihaknya bakal menyiapakan 15 hektare lahan di kota tersebut sebagai tempat untuk tanam bawang merah, dimana bantuan bibitnya langsung dari pemerintah pusat melalui kementerian pertanian.

“Setidaknya 15 hektare luasan lahan yang kami siapkan untuk bantuan bawang merah yang dibagikan ke provinsi dan disalurkan ke kabupaten/kota,”ujar Rika, Jum’at (25/1/2019).

Disebutkan, dari 15 hektare tersebut akan dibagikan berdasarkan dua metode pembibitan. Dimana nantinya akan diuji cobakan bibit bawang yang ditanam menggunakan ubinya dan bijinya.

“Metode biji akan dilakukan untuk lima hektare.Sedangkan metode ubi untuk 10 hektare. nah, kalau metode ubi ini sudah familiar di kalangan petani,”terang Rika

Untuk metode tanam biji ini jelas Rika, baru tahun ini akan di uji coba, sehingga masih belum diketahui berapa besar tingkat keberhasilannya.

“Memang sudah ada petani yang mencoba menanam menggunakan metode tanam biji ini.Ternyata masih kurang baik untuk produksinya, berbeda dengan metode tanam ubi yang sangat cocok dan produksinya bagus,”sebutnya.

Kata Rika, berkaca dari bantuan bawang merah untuk Kota Palangka Raya yang mencapai 20 hektare di tahun lalu, maka dilihat secara produksi juga masih relatif stagnan, sehingga tidak diketahui tingkat keberhasilannya.

“Ini bisa jadi karena dipengaruhi beberapa faktor pada proses penanaman dan pemeliharaannya,”ulasnya.

Rika pun berharap agar kedepan pengembangan bawang merah dan produksi di Palangka Raya dapat terus mengalami peningkatan.Terlebih sudah mendapatkan bantuan dari pusat, sehingga dapat dikelola dengan baik dan hasilnya dapat memenuhi cukup kebutuhan masyarakat di Kota Palangka Raya.VD

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: