DPRD Kotawaringin TimurKotawaringin Timur

Disdukcapil Bebas Pungli dan Percaloan

Kadisdukcapil Kotim Agus Tripurna Tangkasiang bersama anggota kepolisian di Kantor Discukcapil.

LENSAKALTENG.com.SAMPIT– Upaya yang dilakukan oleh Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kotim dalam memerangi pungutan liar (pungli) gencar dilakukan.
Tentu upaya dari dinas tersebut patut diapresiasi, jangan sampai perangkat daerah sampai masuk yang namanya pungli dalam pelayanan yang dilakukan kepada masyarakat. Apalagi pelayanan kepada masyarakat khususnya,
dalam mengurus data kependudukan
gratis tanpa dipungut biaya seperserpun. Inilah yang menjadi komitmen bagi Disdukcapil Kotim dalam melakukan memberantas pungli di setiap sektor. Diharapkan pula, petugas yang melayani dapat bekerja
semaksimal mungkin dalam memberikan pelayanan kependudukan saat bertugas. Tentunya harus tahan
terhadap godaan yang selalu datang. Apalagi maraknya calo yang mengatasnamakan petugas Disdukcapil. Padahal hal tersebut sangat bertentangan dengan hukum yang berlaku. Kadisdukcapil Kotim, Agus Tripurna Tangkasing mengatakan,
diakuinya sejak dirinya menjabat program utama yang dilakukannya ialah
memperbaiki kinerja dalam pelayanan kepada masyarakat dan juga memberantas praktik calo yang melibatkan petugas dan staf dinasnya.
“Karena kami sudah digaji dan penghasilan bulanan juga ada, tidak etis dan aneh rasanya jika petugas kami
melakukan tindakan yang melanggar hukum dalam menambah penghasilan selain gaji,”ujarnya saat dibincangi
wartawan. Untuk itulah, dalam penegakan hukum khususnya
memerangi praktek pungli dan calo ini diperlukan kerjasama semua pihak, baik itu kepolisian, internal disdukcapil
dan juga masyarakat. Hal ini sangat penting dilakukan agar birokrasi khususnya di disdukcapil ini bersih dari
praktek yang adapat merugikan
masyarakat dan mencoreng
dinasnya tersebut. Apabila kedapatan melakukan pungli dan praktik calo
harap melapor kepada dinasnya
dan pihak yang berwajib. Tentunya akan ditindaklanjuti dan akan diproses hukum, dengan syarat memenuhi unsur
pungli dan calo tentunya. “Saya juga berkomitmen agar setiap pelayanan kepada masyarakat petugas aktif dan
juga diharapkan masyarakat dapat memberikan masukan kepada dinasnya jika ada hal yang memang perlu untuk
disampaikan. Jangan sampai terjadi mis komunikasi khususnya dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat ke depannya,”pungkasnya.
(tri)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: