DPRD Kotawaringin TimurKotawaringin Timur

Sudah Saatnya RS Murjani Sampit Punya Parkir Elektrik

M.Shaleh anggota Komisi IV DPRD Kotim

LENSAKALTENG.com,SAMPIT- Rumah Sakit Dr Murjani Sampit dinilai lebih tepat dipasangi Mesin Elektrik pengaturan Parkir kendaraan dibandingkan Pasar PPM Sampit yang mana belum lama ini dikecam pedagang setempat lantaran merugikan dari hasil penjualan.

Hal ini seperti yang disampaikan oleh M.Shaleh selaku anggota Komisi IV DPRD Kotim yang mana menganggap rumah sakit daerah sudah harus mempunyai alat atau mesin praktis untuk pengaturan parkir kendaraan.

“Banyak hal yang bisa dicegah dengan dipasangnya mesin parkir elektrik ini, misalnya menghindari pungutan liar, menghindari hal-hal negatif, dan termasuk mengawasi kendaraan baik roda dua maupun roda empat yang masuk kedalam area rumah sakit daerah kita,” Ujarnya Rabu (21/2).

Bahkan menurut legislator PAN ini, kondisi rumah sakit saat ini sudah semestinya harus memiliki res area parkir yang standar dan moderen ditambah lagi agar pihak keamanan rumah sakit dapat lebih mengutamakan keamanan didalam rumah sakit itu sendiri.

“Res area tinggal di rapikan saja, dan buatkan jadi lokasi parkir kendaraan.Bahkan kami rasa di bagian belakang RS juga bisa kita lihat masih ada lahan kosong untuk lahan parkir, termasuk di bagian depan tinggal di atur saja seperti apa baiknya bentuk fisiknya,” Ujarnya.

Shaleh menilai rumah sakit daerah yang mengikuti standar rumah sakit taraf nasional bahkan internasional harus mengikuti perkembangan zaman agar dampak positifnya dapat dirasakan masyarakat terutama mutu dan pelayanan di rumah sakit itu sendiri termasuk keamanan.

“Contohnya dengan adanya mesin parkir eletrik, identitas kendaraan bisa di ketahui bahkan termasuk pengendara dan juga benda-benda yang dibawa oleh pengendara bisa terpantau dengan baik,” Tutupnya.(So)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: