Bapenda Gumas Terapkan Aplikasi SIMDA

LENSAKALTENG.com - KUALA KURUN  -  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunung Mas melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) setempat, kini mulai menerap

Bapenda Gumas Rilis Capaian PAD Januari-Februari
Ajak Masyarakatnya Selalu Patuhi Prokes
Bupati Gumas Melalui APBD 2018 Akan Angkat 200 Tenaga Guru

SIMDA : Kepala Bapenda Gunung Mas, Edison bersama jajarannya tengah memantau pelatihan aplikasi SIMDA, di ruang kantor setempat, Selasa (15/2/2022).

LENSAKALTENG.com – KUALA KURUN  –  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunung Mas melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) setempat, kini mulai menerapkan aplikasi sistem informasi manajemen daerah (SIMDA) bagi para pegawai yang ada di organisasi perangkat daerah tersebut.

“Aplikasi SIMDA ini untuk menginput pajak daerah, yang ada. Terkecuali untuk PBB dan BPHTB tidak masuk di sistem SIMDA, karena itu sudah ada sistemnya tersendiri,” ungkap Kepala Bapenda Gunung Mas, Edison, Selasa (15/2/2022).

Lebih lanjut Edison menyampaikan, dalam aplikasi SIMDA memuat delapan mata perpajakan yang ada. Contohnya, aplikasi pemungutan pajak perhotelan hingga rumah makan. Selain itu dalam aplikasi memuat pula pajak yang tidak dipungut, seperti untuk parkir.

“Jadi dari data based dan dari segi pelaporan semuanya ada di aplikasi SIMDA ini,” bebernya.

Tidak hanya sampai disitu saja tambah dia, pihak BPK ataupun kepala daerah, sewaktu-waktu bisa langsung membuka aplikasi SIMDA, karena aplikasi tersebut semua sudah masuk pada sistem yang ada.

Sementara itu Kasubid Pengolahan Data dan Sistem Informasi Pajak dan Retribusi Daerah Bapenda Gunung Mas, Dicky Sommers menjelaskan, pihaknya mulai memperkenalkan aplikasi itu ke pegawai yang berwenang untuk mempelajari sistem yang ada.

Adapun salah satu sistem dalam aplikasi SIMDA yang penting diterapkan yakni E-STPD. Sistem aplikasi E-STPD bisa dimanfaatkan oleh para wajib pajak.

“Jadi wajib pajak tidak perlu ke kantor, bisa melaporkan langsung melalui E-STPD. Intinya, bagi wajib pajak yang ingin cepat bisa melalui sistem online, dan bisa melalui office atau datang ke kantor.Terpenting tidak ada lagi alasan tidak taat bayar pajak,” tandas Diky.don/sst

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0
%d blogger menyukai ini: